MAKASSAR, BKM — Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman turun langsung ke lokasi kebakaran yang terjadi di Gunung Bawakaraeng, Rappo Lemba, Gowa, Selasa (22/10).
Kebakaran yang berlangsung sejak Minggu (20/10), terjadi di 16 titik hutan gunung Bawakaraeng. Hingga saat ini tersisa dua titik, yakni Rappo Lemba dan Rappo Ala yang menjadi fokus pemadaman.
Proses pemadaman oleh tim yang terdiri dari petugas pemadam kebakaran Pemkab Gowa, Dinas Kehutanan Pemprov Sulsel, Kementerian Kehutanan, TNI-Polri, dibantu warga sekitar fokus memadamkan api di titik yang tersisa. Langkah tersebut dilakukan guna mencegah penyebaran api karena kondisi cuaca panas dan angin kencang.
“Insyaallah, kita bersinergi baik dengan masyarakat, TNI-Polri, kehutanan, tim kementerian, bersama kita gotong royong karena kita tidak bisa mengendalikan semuanya sendirian,” terang Andi Sudirman Sulaiman.
Ia menambahkan, tim akan terus berkoordinasi dan mengikuti update informasi Kabupaten Gowa mengenai upaya pemadaman.
“Kami dari provinsi tentunya tetap menurunkan bantuan yang dibutuhkan oleh masyarakat yang dapat langsung difungsikan, khususnya untuk masyarakat yang diungsikan saat ini,” jelasnya.
Ia berharap, musibah kebakaran ini dapat segera diatasi agar tidak semakin meluas dan menimbulkan kerugian yang lebih besar.
“Warga sangat antusias bekerja keras. Kita bahu membahu memadamkan titik-titik hotspot api tersebut. Paling tidak dengan kita bersama-sama dan berdoa, semoga masalah ini cepat berlalu seperti badai dan cuaca yang ekstrem. Jangan menyerah. Kami di pemprov akan terus memonitor kondisi ini, baik dari TNI-Polri, dan akan koordinasi terus apa yang dibutuhkan,” tandasnya.
Kepala Desa Rappo Lemba Abd Harin Dg Tompo, mengatakan pihaknya dibantu oleh pemda terus mengerahkan masyarakat berusaha memadamkan api di titik yang tersisa.
“Kami hanya mengatasi api yang ada di atas gunung. Akan tetapi kemungkinan masih ada sisa potongan kayu yang terbakar sehingga api itu menyebar, ditambah angin yang begitu kencang,” jelas Abd Harin Dg Tompo.
Sejauh ini, menurut Abd Harin, peristiwa kebakaran tidak menelan korban jiwa. Namun total rumah yang rusak berat sebanyak 107 rumah dan keluarga yang mengungsi sebanyak 50 kepala keluarga (KK).
Sementara itu, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah mengatakan, kebakaran hutan yang terjadi di lokasi tersebut sudah mulai reda. Nurdin mengaku jika masalah kebakaran hutan yang terjadi saat ini merupakan fenomena yang kerap terjadi.
“Sudah mulai reda. Memang masalah yang kita hadapi karena kebakarannya itu ada di tengah. Jadi akses untuk pemadaman itu sulit. Saya salut dengan sistem pemadaman yang dimiliki oleh kehutanan. Itu kan bisa mempercepat. Kita membawa alat ke sana,” kata Nurdin. (rhm/rus)
107 Rumah Rusak, 50 KK Mengungsi
Wagub Turun Langsung ke Lokasi Kebakaran Gunung Bawakaraeng
×

