MAKASSAR, BKM — Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah IX Sulawesi mengucurkan beasiswa untuk taruna taruni Politeknik Maritim (Polimarim) AMI Makassar. Sebanyak 20 hingga 30 orang mendapatkan bantuan pendidikan tersebut. Mereka adalah personel kelompok drum band Polimarim AMI.
Kabar gembira itu disampaikan Sekretaris Pelaksana (Sespel) LLDikti Andi Lukman. Ia menjadi inspektur upacara pada pelantikan taruna taruni baru dan kenaikan tingkat di kampus Polimarim AMI, Sabtu (26/10). Lukman kagum dengan pertunjukan marching band Polimarim AMI yang tampil dalam acara tersebut.
”LLDikti kan mitra perguruan tinggi. Dengan Polimarim AMI, kami sudah lama saling bekerja sama. Drum band kampus ini selalu membantu kami jika ada kegiatan di LLDikti. Untuk itu kami memberi apresiasi kepada semua anggotanya,” ujar Andi Lukman.
Direktur Polimarim AMI Amrin Rani yang berada disamping Andi Lukman, merespon positif perhatian LLDikti yang memberi beasiswa untuk taruna taruninya. Khususnya yang tergabung dalam kelompok drum band.
”Ini sejarah. Untuk pertama kalinya, inspektur upacara dari LLDikti bersedia mengucurkan beasiswa untuk taruna taruni kami. Sebelumnya belum pernah ada selama ini. Terima kasih kepada LLDikti,” katanya.
Amrin berharap, ke depan bukan hanya beasiswa yang dikucurkan LLDikti untuk kampus ini. Tapi juga bantuan lain.
”Kami sebenarnya malu-malu untuk meminta bantuan. Tapi kalau diberi, kami terima,” ujarnya sambil tersenyum.
Sebelumnya, Andi Lukman menegaskan bahwa kebijakan pendidikan saat ini diarahkan pada pengembangan vokasi. Karena menghasilkan luaran yang sudah terampil.
”Sekarang kan masih dominan pengembangan akademik. Kita ingin, walaupun universitas tapi rasa vokasi. Harus diarahkan ke sana. Lulusan harus didekatkan ke dunia kerja. Karena itu perlu dibuat rencana-rencana strategis, khususnya dalam menyusun kurikulum,” tandas Andi Lukman.
Khusus Polimarim AMI, Lukman menyebutnya unik. Dalam perkembangannya, lembaga pendidikan dan latihan (diklat) kemaritiman ini tergolong luar biasa. Bahkan menjadi perguruan tinggi vokasi terbaik di jajaran LLDikti. Hal itu bisa tercapai karena pihak penyelenggara telah mengantisipasinya dengan kurikulum yang sesuai dengan permintaan pasar kerja, serta melengkapi sarana dan prasarananya.
”Untuk sarana dan prasarana saja bukan Rp1 miliar atau Rp2 miliar. Tapi bisa sampai Rp20 miliar. Polimarim AMI mampu menyediakan itu secara mandiri. Kampus ini juga merektur pelaut-pelaut ulung menjadi staf dosen dan pengajara,” jelasnya.
Ke depannya, Polimarim didorong untuk mengembangkan sistem informasi serta pembelajaran daring. Dosen harus menguasai dan mengembangkan dirinya. Sebab jika tidak, mereka akan tertinggal.
Merespon hal itu, Direktur Polimarim Amrin Rani berjanji untuk terus melakukan pembenahan. Apa yang menjadi kekurangan saat ini, akan disiapkan.
Selain itu, pihak kampus juga terus memperluas jaringan kerja sama, baik dengan perusahaan dalam negeri maupun luar negeri. Terakhir, kerja sama dijalin dengan perusahaan Malaysia dan Thailand. ”Bulan depan kita akan lanjutkan MoU dengan Australis,” terang Amrin.
Dalam pelantikan di halaman kampus Polimarim AMI, sebanyak 325 taruna taruni baru dikukuhkan. Terdiri dari manajemen pelabuhan 58 orang, permesinan kapal 82 orang, studi nautika 102 orang, dan transportasi laut 83 orang.
Sementara yang naik dari tingkat I ke tingkat II sebanyak 330 orang. Rinciannya, 148 orang jurusan manajemen pelabuhan, permesinan kapal 111 orang, dan studi nautika 73 orang. Naik dari tingkat II ke tingkat III berjumlah 447 orang. Masing-masing manajemen pelabuhan 150 orang, permesinan kapal 156 orang, dan studi nautika 141 orang. (*/rus)
Taruna Polimarim AMI Dikucur Beasiswa LLDikti
325 Taruna Taruni Baru Dilantik, 777 Naik Tingkat
×

