pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Dinding Kusam, Plafon Bolong-bolong

Kondisi Gedung KNPI Kota Makassar Memprihatinkan

MAKASSAR, BKM — Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober baru saja diperingati. Di tengah maraknya perayaan oleh berbagai elemen, ada pemandangan miris yang luput dari perhatian.
Gedung Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Makassar saat ini kondisinya sangat memprihatinkan. Nyaris semua dinding bangunan kusam. Banyak pula plafon yang bolong-bolong.
Senin (28/10), BKM berkunjung ke gedung yang berlokasi di Jalan AP Petta Rani ini. Ketika masuk ke dalam dan belakang gedung, terlihat beberapa bagian plafon yang sudah terlihat rangkanya. Penutupnya sudah copot.
Sekretaris KNPI Kota Makassar Antariksa Putra W, tak menampik kondisi tersebut. Renovasi diprogramkan akan dilakukan pada pertengahan 2020 mendatang.
“Kalau catnya sudah kami siapkan. Tapi semuanya baru akan kami kerjakan tahun depan,” kata Antariksa, Senin malam (28/10).
Disinggung soal dana bantuan yang diterima, Antariksa tidak ingin membahasnya. Dia hanya menegaskan bahwa dana hibah atau bantuan anggaran yang diterima dari pemerintah, tidak cukup mengakomodir kebutuhan yang ada.
Seharusnya, menurut Antariksa, Pemerintah Kota Makassar harus peduli terhadap organisasi kepemudaan. khususnya. Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hendaknya lebih terbuka.
“Kalau anggaran memang ada, tapi tidak cukup. Kami berharap pemerintah kota lebih peduli terhadap urusan kepemudaan,” tandasnya.
Terpisah, Ketua Komisi C Bidang Pembangunan DPRD Kota Makassar Abdi Asmara, mengatakan hingga saat ini status kepemilikan gedung KNPI Kota Makassar masih berpolemik. Apakah sudah tersertifikat atau masih di tangan pengembang.
“Status gedung KNPI Makassar itu masih tanda tanya, apakah sudah diberikan sertifikat atau masih di pengembang (Timurama). Itu yang perlu diperjelas,” ujarnya, kemarin.
Menurut Abd, sudah sejak lama DPRD Kota Makassar meminta kepada pengurus KNPI untuk mengurus legalisasi status gedung. Sehingga ketika itu sudah menjadi hak milik atau sertifikatnya dipegang, maka sudah dapat dilaksanakan pembangunan.
“Kita pasti berikan anggaran pembangunan jika legalitasnya sudah jelas. Karena seingat saya banyak lahan di sini masih dikuasai oleh pengembang. Kalau legalitas untuk KNPI sudah jelas, maka bisa mendapat bantuan dana dan pembangunan. Tidak boleh dilakukan pembangunan kalau statusnya tidak jelas. Bisa jadi temuan,” jelasnya.
Penjabat Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb, mengaku belum mengetahui bagaimana kondisi gedung KNPI Makassar saat ini. Dirinya baru berencana untuk mengeceknya.
”Belum mendapat ada laporannya. Saya akan cek dulu,” katanya singkat.
Meski begitu, lanjutnya, jika ada kendala soal kondisi gedung, Iqbal berjanji akan membenahi. Hal itu penting, mengingat kegiatan kepemudaan harusnya berpusat di gedung KNPI. (arf-nug/rus)




×


Dinding Kusam, Plafon Bolong-bolong

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar