pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Pelayanan yang Ramah Kunci Suksesnya

Ardi, Mengais Rezeki dengan Berjualan Mangga Kupas (2-Habis)

TIAP pagi, Ardi memanaskan sepeda motornya untuk membawa mangga-mangga yang akan ia jual. Berkilo-kilo meter ia membawa mangga tersebut demi menafkahi keluarga kecilnya.

Laporan: NUGROHO

Ardi kini tinggal di Kecamatan Galesong. Jarak yang cukup jauh baginya untuk mencari nafkah. Walaupun saat ini baginya sudah terbiasa.
Ia tak lupa berpamitan kepada istri dan satu orang anaknya untuk mendoakan rezeki dari jualan mangganya. Toh Ardi mengatakan, mangga-mangga ini lah yang akan menghidupi istri dan anaknya kelak.
Ia bahkan dengan yakin mengatakan, tak ingin mencari pekerjaan lain selain berjualan mangga. Baginya hasil dari jualan mangga sudah lebih dari cukup.
Ardi memaparkan, penghasilannya dalam perhari, jika sedang ramai, maka bisa mencapai Rp800 ribu perharinya.
“Sudah cukup begini mi saja (jual mangga). Ndak terlalu repot kalau jual begini. Ya syukuri saja lah,” katanya.
Tepat jam 9 pagi, ia sudah membuka dagangannya. Mulai menjajakan ke orang-orang yang lewat di area Jalan WR Supratman. Banyak dari mereka adalah para pegawai yang berkantor di sekitar sana. Bahkan biasanya dengan sengaja menghampiri Ardi hanya untuk menikmati sajian mangga milik Ardi.
Untung saja hingga saat ini tidak ada dari pelanggannya yang berbuat curang. Ia tak pernah merasa ditipu ataupun diperdaya oleh siapapun.
Keramahannya saat berjualan seolah menjadi tameng bagi mereka yang ingin berbuat jahat. Dan tentu saja kuncinya adalah kepercayaan, begitu yang dikatakannya.
“Tidak pernah ji ada selama ini yang jahat begitu, Alhamdulillah. Kita percaya sama pelanggan saja,” ungkap Ardi.
Namun jika ada orang yang menawar terlalu murah, dikatakannya itu adalah hal biasa. Bahkan penawarannya jauh di bawah harga minimal.
“Ini kan harganya Rp35 ribu, paling murah sekali lah Rp15 ribu. Tapi biasa masih ada saja yang tawar sampai Rp10 ribu. Sedangkan biaya mangganya saja ndak sampai harga segitu,” paparnya.
Ardi sendiri bercerita, awalnya menjual mangga karena diajak oleh om-nya sendiri. Waktu itu disaat dirinya tak memiliki pekerjaan, om-nya ini lah yang membawanya ke dunia dagang untuk menjual mangga.
Namun berjualan buah-buahan tidak asing bagi dirinya. Soalnya ayahnya pun juga berjualan aneka buah, dimana Ardi juga kerap kali membantu ayahnya itu.
Selain mangga, beberapa buah ternyata juga dijual oleh Ardi jika sedang musimnya. Misalnya durian dan salak. Ardi ternyata juga kerap menyertakan buah-buah tersrbut di dagangannya.
“Biasa juga jual jeruk, durian, dan salak. Kalau ada musimnya ya kita jual. Kalau ndak musim, kita jual mangga saja,” tambahnya.
Di saat banyak orang yang hanya menjual mangga segar saja, Ardi menyajikan dagangannya hingga bisa langsung dinikmati tanpa repot-repot mengupasnya.
Para pelanggan pun tak perlu khawatir dengan mangga yang disajikan Ardi. Pasalnya, mangga yang disajikan adalah mangga pilihan. Ada mangga harum manis dan mangga golek yang dijual tak lama setelah dipetik.
Saat mengupasnya, Ardi juga menjamin higienitas mangganya. Dengan menggunakan sarung tangan plastik dan pisau yang selalu dibersihkan, Ardi optimis mangganya bersih saat dibeli.
Ardi mengisahkan, dirinya telah menjual mangga seperti ini sejak kurang lebih 10 tahun lalu. Sebelum menjual di Jalan WR Supratman, ia menjual di Jalan Masjid Raya dulunya.
“Kalau menjual sudah 10 tahun, dulu di Jalan Masjid Raya. Pindah di sini baru satu bulan. Karena kebanyakan orang di sini orang kantoran, mau langsung makan, jadi saya lebih nyaman jualan di sini,” jelasnya.
Tempat jualan Ardi memang tak jauh dari Balai Kota Makassar. Apalagi di dekatnya terdapat beberapa kantor-kantor lain seperti Kantor POS, Garuda Indonesia, BTN, BRI, Telkom, dan sebagainya.
“Kebanyakan dari mereka yang beli memang mau langsung dikupas. Kualitasnya memang saya pilih sendiri. Sengaja dipilih yang manis,” ucapnya.(*)



×


Pelayanan yang Ramah Kunci Suksesnya

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar