pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Misna Diduga tak Bisa Hadapi Tekanan

Mundur dari Ketua KPU Sulsel, Fatmawati Jadi Plt

MAKASSAR, BKM — Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Selatan Misna M Attas telah mundur dari posisinya di lembaga penyelenggara pemilu ini.
Pengunduran diri Misna dibenarkan pihak KPU dalam konferensi pers yang digelar di Aula KPU Sulsel Jalan AP Petta Rani, Minggu petang (24/11). Misna disebutkan mundur pada Jumat (22/11). Hal itu disampaikannya dalam rapat pleno yang dihadiri para komisioner KPU Sulsel.
“Di rapat, ibu Misna memang secara resmi menyampaikan pengunduran dirinya sebagai ketua KPU Sulsel. Adapun pengunduran dirinya dilakukan dengan penuh kesadaran tanpa paksaan maupun tekanan dari pihak manapun,” ujar Fatmawati selaku Pelaksana Tugas (Plt) Ketua KPU Sulsel, kemarin.
Agar seluruh kegiatan maupun tugas-tugas di KPU Sulsel tetap berjalan, lanjut Fatma, di momen yang sama digelar pleno dan pengangkatan plt ketua. Hasilnya, Fatma ditunjuk sebagai plt ketua.
“Sebagai plt, diberikan kewenangan memimpin pleno selanjutnya. Tentu dalam rangka kesinambungan, dengan agenda pertama menggelar rapat pleno untuk memilih ketua,” tambahnya.
Disinggung apakah pengunduran diri Misna ada hubungannya dengan desakan dari elit partai politik, Fatma tidak dapat memastikan. Dia hanya menyebut KPU Sulsel ingin fokus melaksanakan kegiatan-kegiatan secara berkesinambungan, integritas dan bebas dari intervensi dari pihak manapun.
Tak hanya itu, ketika Fatma juga ditanya soal apakah Misna tidak percaya diri (pede) mengatasi berbagai desakan atau tekanan dari pihak eksternal, juga ditanggapi datar. “Kalau teman-teman mau jawaban lebih orisinil, bisa ditanyakan langsung ke beliau (Misna),” tutupnya.
Bocoran yang diterima BKM, Misna mendapat desakan bahkan tekanan dari oknum tertentu terkait persetujuan untuk melakukan penetapan calon pengganti dua anggota DPRD Sulsel terpilih yang bertarung di daerah pemilihan (Dapil) Sulsel II atau Makassar B.
Caleg dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) atas nama Novianus YL Patanduk diusul digantikan oleh Risfayanti Muin. Sementara caleg dari Partai Gerindra Misriani Ilyas diusul digantikan oleh Adam Muhammad.
Usul pergantian tersebut tidak mendapat dukungan dari Misna M Attas selaku ketua KPU Sulsel. Akibatnya, Misna akhirnya mundur dari jabatannya.
Sayangnya, Misna belum bersedia berbicara kepada wartawan terkait pengunduran dirinya. Sejak ia mundur hingga kemarin, ia tak pernah bisa dihubungi melalui gawainyanya. Dua nomor ponselnya jarang aktif. (arf/rus)




×


Misna Diduga tak Bisa Hadapi Tekanan

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar