pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Iqbal Akui Kinerja SKPD Minim

MAKASSAR, BKM–Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb mengakui, jika terdapat beberapa satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang masih minim capaian serapan anggarannya selama 2019.
Meski dinilai masih minim, Iqbal tak menyebut angka, namun ia meyakini selama 2019 pertumbuhan ekonomi di Makassar cukup baik. Pengangguran pun diklaimnya telah semakin berkurang.
“Indeks kepuasan masyarakat yang makin dirasakan dan merata serta angka kemiskinan yang relatif berkurang, merupakan deskripsi kongkrit dari hasil kerja bersama seluruh jajaran pemerintahan, dunia usaha, dan masyarakat,” jelas Iqbal.
Namun dari data Monev yang diperoleh Iqbal dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Makassar menunjukkan, beberapa SKPD masih minim dalam proses capaian serapan anggaran, terutama di triwulan IV.
“Dari data rekapitulasi, masih ada beberapa SKPD yang minim serapan anggarannya, makanya satu per satu kita panggil dan bahas, apa yang menjadi permasalahannya. Kegiatan fisiknya hampir sebagian sudah dikerjakan, tapi administrasi keuangannya belum selesai,” ucapnya.
Adapun hasil monev SKPD yang belum mencapai target, ditemukan beberapa hal yang menjadi kendala di antaranya; administrasi keuangan yang prosesnya lambat, proses pengadaan yang gagal tender, dan efesiensi harga barang.
Kepala Bappeda Kota Makassar, Andi Hadijah Iriani mencontohkan, Kecamatan Tallo pada rekapitulasi anggarannya menunjukkan realisasi keuangan fisik 55 persen. Namun usai Monev didapati realisasi keuangannya telah mencapai 74 persen.
“Inilah gunanya Monev, kalau kita melihat secara tertulis memang capaian kecamatan Tallo rendah sekali di triwulan lV ini tetapi setelah dijelaskan oleh camat dan PPTK ternyata sudah melampaui dari 55 persen,” terang Iriani.
Sementara untuk 2020, Pemerintah Kota Makassar akan fokus pada pembangunan infrastruktur. Terutama pada pembangunan fasilitas umum masyarakat kota.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Makassar yang juga Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar, Muh Ansar mengatakan, pembangunan infrastruktur pada 2020 mendatang akan difokuskan pada pembangunan trotoar, jalan, jembatan, dan bangunan pemerintah.
Selama ini, kata Ansar, pemerintah telah menggenjot pembangunan trotoar sejak beberapa bulan lalu. Namun pembangunannya akan terus dilakukan tahun depan untuk menyelesaikan pembangunan yang telah dilakukan.
Ia mencontohkan trotoar di Jalan Landak dan juga Jalan Monginsidi salah satu yang akan dikerjakannya. Karena trotoar di sana belum finishing, maka pembangunan tersebut harus dilanjutkan di tahun depan.
“Apa yang sudah ada, dibikin. Jalan landak dan jalan monginsidi misalnya. Itu paritnya kan sudah kita tutup, tapi belum finishing diatasnya. Itu yang dilanjutkan,” kata Ansar.
Jembatan dan jalan juga menjadi prioritas utama. Banyaknya jalan di Makassar yang masih perlu diperbaiki ataupun perlu diremajakan, akan gencar dikerjakan tahun depan.
Begitu pula dengan jembatan. Ada tiga jembatan yang menjadi rencana pembangunan pemerintah. Beberapa masyarakat yang membuat jembatan darurat di beberapa kanal dikatakan Ansar akan dibuatkan jembatan permanen.
“Di kanal-kanal kita yang sekarang masih dibuat jembatan-jembatan darurat yang dibuat oleh masyarakat. Ada tiga itu. Saya lupa dimana lokasinya, yang pastinya di Selatan kota,” ucapnya.
Sementara bangunan perintah yang dimaksud adalah kantor-kantor lurah. Kurang lebih ada 10 kantor lurah di Makassar yang akan dilakukan pembangunan.
“Pembangunan dan pembongkaran yang belum diselesaikan untuk kantor lurah. Saya juga lupa dimana-mana saja, tapi ada sekitar 10 itu kantor lurah,” tutup Ansar.(nug)




×


Iqbal Akui Kinerja SKPD Minim

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar