DESTINASI wisata Pantai Tanjung Bayang yang terletak di Jalan Metro Tanjung Bunga, Kelurahan Tanjung Merdeka masih diunggulkan oleh masyarakat sebagai tempat perayaan malam pergantian tahun baru. Hal itu ditandai dengan tingginya animo masyarakat memesan pondokan tempat penginapan.
Seperti yang terpantau BKM, Senin (30/12), sejumlah pondokan telah banyak dihuni pengunjung. Mereka memesan pondokan jauh hari atau seminggu sebelum pondokan dihuni untuk digunakan dalam perayaan pesta pergantian tahun bersama keluarga atau kerabat. Ada yang memesan selama tiga minggu ada juga hanya memesan pondokan satu malam saja khusus tuk menyambut tahun baru.
Harga sewa pondokan di wisata Tanjung Bayang selama 24 jam, bervariatif. Disesuaikan dengan bentuk dan ukurannya. Adapun harga yang ditawarkan mulai dari Rp1 juta sampai Rp2,5 juta. Sementara gazebo ditawarkan harga Rp600 ribu sampai Rp1 juta.
“Hampir semua pondokan di sini sudah dipesan. Seminggu sebelum tahun baru ini sudah banyak yang datang memesan dan bayar. Soal harganya memang naik dimomen seperti ini. Hari-hari biasa untuk pondokan kan ada enam ratus ribu dan paling mahal satu juta, tapi tahun baru dan minggu ceria naik dua kali lipatnya, begitupun dengan gazebo yang dulunyan cuma dari harga Rp30 ribu sampai Rp100 ribu naik menjadi Rp150 ribu sampai Rp200 ribu,” terang Daeng Tantu, Ketua RT 04/RW 05, Kelurahan Tanjung Bayang.
Meski harga sewa pondokan di kawasan wisata pantai Tanjung Bayang naik, tarif masuknya tetap bertahan. Yakni untuk kendaraan roda dua Rp5 ribu dan Rp10 ribu. Bedanya tarif masuk di kawasan wisata ini dengan tempat wisata lainnya karena di Tanjung Bayang hanya menghitung unit kendaraan, bukan hitungan perorangan atau perkepala.
“Tarif masuk tidak berubah, tetap sama hari-hari biasa yaitu lima ribu untuk motor dan sepuluh ribu untuk mobil,” tambahnya.
Di Tanjung Bayang ini, selain tentunya dapat berendam juga dapat bermain wahana air seperti perahu bebek-bebek dan banana boot yang dapat dicoba pengunjung mulai dari anak-anak sampai dewasa.
Pengelola pantai sengaja menyediakan fasilitas tersebut untuk memberikan hiburan lebih pengunjung.
Adapun alasan pengunjung datang berlibur di Tanjung Bayang karena bebas untuk membuat makanan khususnya ikan bakar. Pemilik pondokan sediakan pembakaran ikan. Tinggal pengunjung mempersiapkan bahan baku dari ikan mentah untuk dibakar dan bahan-bahan lainnya.
Yunyun, pengunjung Tanjung Bayang mengaku sudah tiga minggu berada di kawasan pantai ini. Dia bersama keluarganya dari Jakarta datang berlibur di Kota Makassar dan berwisata di Tanjung Bayang dengan menyewa pondok selama satu bulan. Rencananya dia akan menikmati malam pergantian tahun baru di pantai itu.
“Sudah tiga minggu saya dengan keluarga di sini (Tanjung Bayang) dan akan malam tahun baru di sini juga. Ini pondokan sengaja dipesan untuk berlama-lama liburan di sini. Bosan kalau di hotel terus,” sebutnya.
Berlibur di kawasan pantai Tanjung Bayang oleh Yunyun serta keluarganya bukanlah kali pertama. Dua tahun lalu dia serta keluarganya berkunjung di pantai ini berlibur selama satu bulan.
“Dua tahun lalu juga ke sini dan sama ada sekitar satu bulan liburan. Di sini bagus, nyaman karena bisa masak-masak. Harga pondokan itu disewakan olweh keluarga. Tapi kenal juga dengan pemilik pondokan ini,” tambahnya.
Untuk mengantisipasi terjadinya insiden di pantai, aparat kepolisian nampak melakukan penjagaan dengan membentuk posko jaga. Di posko itu ada juga tim sar. mereka aktif turun melakukan patroli, pemantauan dan imbauan ke pengunjung agar waspada jika cuaca buruk.
Kepala Kecamatan Tamalate, Hasan Sulaiman, meminta para lurah melakukan koordinasi tiap tiap habinkamtibmas dan Babinsa masing masing. Untuk wilayah Tanjung Kecamatan Tamalate, LurahTanjung Merdeka, Bhabinkamtibmas kelurahan bersama Babinsa bersinergi bersama masyarakat untuk menciptakan suasan aman dan kondusif.
Dalam melaksanakan tugasnya Lurah, Bhabinkamtibmas bersinergi dengan Babinsa harus selalu berkoordinasi dengan masyarakat termasuk semua elemen untuk terciptanya situasi yang kondusif, keharmonisan dan keakraban.
“Untuk lokasi keramaian, seperti Tanjung, bersama Lurah Tanjung Mardeka dengan melibatkan babinsa, babinmas serta lpm dan fkpm, koordinasi penangan kantibmas di wilayah Tanjung dengan mengajak masyarakat berlaku tertib dan menjaga keamanan dan kenyamanan, dalam kegiatan pergantian tahun.
Melarang aktifitas pesta miras serta pesta petasan,” ungkap Hasan Sulaiman, saat dikonfimasi guna mengantisipasi tindakan kriminal dipusat keramaian khususnya di Tanjung Bunga dan Bayam.(arf-jun)
Tanjung Bunga Masih Jadi Idola
×

