pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Purnawirawan Polri dan Putrinya Meninggal Digilas Truk Mundur

BARRU, BKM — Nahas menimpa H Zainuddin. Pria usia 63 yang merupakan purnawirawan polisi berpangkat ipda ini menjemput ajal dengan cara tragis. Ia meninggal usai digilas truk bermuatan tanah timbunan yang tengah berjalan mundur saat berada di jalan menanjak.
Lebih mengenaskan lagi, Zainuddin mengalami kecelakaan itu kala berboncengan dengan putrinya yang masih berusia 3 tahun Awaliah Ramadhani. Peristiwa tersebut berlangsung, Selasa (4/2) pukul 16.00 Wita di jalan poros Barru-Soppeng. Tepatnya di Kampung Jeppe’e, Kelurahan Seppe’e, Kecamatan Barru Kabupaten Barru.
Saat kejadian sore itu, Zainuddin membonceng putri dari istri keduanya setelah dari rumah mertuanya di Kampung Allejjang. Di rumah sang mertua, keduanya masih sempat makan. Bahkan mandi bersama putrinya.
Saat perjalanan pulang , motor yang dikendarainya sudah berada di jalur tanjakan di kampung Jeppe’e. Saat itu di depannya ada truk bermuatan tanah timbunan. Tetapi kendaraan itu tak mampu membawa berat beban yang diangkutnya ketika berada di jalan tanjakan. Seketika itu truk yang dari arah Soppeng menuju Barru bergerak mundur.
Zainuddin yang membonceng Awaliah tak kuasa menghindar, hingga keduanya tergilas. Kedua korban baru bisa dievakuasi dari bawah truk setelah ada mobil eskavator yang didatangkan warga setempat. Kondisi tubuh mereka sudah remuk. Selanjutnya dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Barru.
Suasana duka menyelimuti ruang unit gawat darurat (UGD). Empat putri almarhum sudah berada di ruangan tersebut. Bersama sanak keluarga yang lain, mereka histeris menyaksikan ayah dan adik bungsunya tewas dengan kondisi luka parah di sekujur tubuhnya. Zainuddin yang cukup lama bertugas di Satlatas Polres Barru ini meninggalkan seorang istri dan empat putri, serta beberapa cucu.
Sebelum almarhum mengalami kejadian nahas hingga maut menjemputnya, pihak keluarga mengaku tidak memiliki firasat apapun. Dia hanya sempat menyampaikan kepada putri sulungnya Hj Mila, agar tetap memperhatikan adik-adiknya. Meskipun keempatnya telah berkeluarga dan sudah punya rumah sendiri.
“Saya ingat sekali ketika bapak bilang, bahwa kalau belikan baju untuk anak-anakmu belikan juga adik bungsumu (Awaliah Ramadhani yang saat dibonceng ikut terlindas truk). Pesan bapak itu masih kuingat, padahal disampaikan jauh hari sebelum meninggal. Ternyata permintaan itu menjadi pesan terakhirnya,” ucap Mila dengan nada sedih.
Putri kedua almarhum Hj Mely tak kuasa menyembunyikan kesedihannya. ”Saat kejadian saya lagi di rumah bersama kakak dan istri kedua bapak. Sore itu kita tidak tahu kalau bapak pergi ke rumah mertuanya bersama Awaliah,” ujar Hj Mely.
Sebelum kecelakaan, lanjut Hj Mely, Zainuddin sempat menelepon ke istrinya. Dia menyampaikan tengah berada di Allejang dan sudah mau pulang ke rumahnya di Jalan Anggrek, Barru.
”Tetapi persis jam 5 (pukul 17.00), kami sekeluarga menerima informasi bahwa bapak mengalami kecelakaan di Jeppe’e,” imbuhnya.
Kasat Lantas Polres Barru AKP Maria Taruk yang dihubungi, membenarkan kejadian ini. Dalam kecelakaan tersebut pengendara bersama anaknya yang dibonceng terlindas truk bergerak mundur di jalan.
Satu unit mobil Toyota Dyna (truk tongkang) bernomor polisi DP 8534 DE telah diamankan polisi. Kendaraan tersebut dikemudikan Herman (28), beralamat di Lawampang, Kelurahan Takkalasi. Begitu pula motor Yamaha Mio Soul DD 4213 LE yang dikendarai H Zainuddin.
”Saat kejadian, mobil mundur sekitar 5 meter dan melindas sepeda motor korban yang ada di belakangnya,” jelas Maria.
Akibat kejadian ini, Zainuddin mengalami pendarahan pada teling bagian kiri, memar di bagian perut, serta lengan kiri melepuh. Sementara Awalia Ramadhani mengalami luka robek pada lengan bagian kiri, luka robek pada bagian punggung, memar pada bagian dada dan perut, serta kepalanya pecah. (udi/rus/b)




×


Purnawirawan Polri dan Putrinya Meninggal Digilas Truk Mundur

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar