pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Dilerai karena Berkelahi, Siswa Pukul Guru

MAKASSAR, BKM — Rabu (12/2) pukul 14.10 Wita. Pak guru PY baru saja mengajar di kelas VIII/5 SMP Negeri 23 Makassar. Dari lantai tiga sekolah yang terletak di Panaikang itu, ia turun menuju lantai dua. Hendak mengajar di kelas VIII/4.
Di tempat menyeberang antara lantai II dan III, beberapa meter di depannya PY melihat ada sekelompok siswa tengah berkerumun. Ia lalu berusaha mendekati. Belum sampai di tempat yang dituju, tetiba ada satu orang siswa yang jatuh tersungkur.
Ternyata ada perkelahian siswa. Melibatkan seorang siswa kelas IX dengan adik kelasnya yang duduk di bangku kelas VII.
Sebagai guru, PY mencoba melerai. Upaya tersebut berhasil. Keduanya langsung berhenti berkelahi. Siswa yang duduk di kelas VII tetap berada di tempatnya. Sementara yang kakak kelasnya mencoba melarikan diri, namun berhasil dijangkau oleh PY. Keduanya pun lalu dibawa ke ruang guru BK (Bimbingan Konseling) yang ada di lantai I.
Usai dari ruang BK, PY beranjak untuk menuju lantai dua hendak mengajar. Namun, baru beberapa langkah PY, terdengar suara guru BK berteriak. Ternyata, siswa kelas IX yang dibawa di ruangan tersebut kembali memukuli adik kelasnya.
PY pun kembali masuk ke dalam ruang guru BK untuk melihat apa yang terjadi. Lengan sang kakak kelas ia pegang, sambil menanyainya kenapa berkelahi. Saat berbalik, tanpa disangka-sangka oleh PY, siswa tersebut langsung menyerangnya dengan pukulan. Kepalan tinjunya mengenai jidat PY hingga benjol.
Setelah itu, siswa yang melakukan pemukulan langsung melarikan diri. Ia kabur ke lantai I. PY coba mengejarnya, namun tidak berhasil menemukannya hingga pulang sekitar pukul 17.30 Wita.
Peristiwa yang mencoreng dunia pendidikan ini pun ramai bergulir di kalangan orang tua serta siswa SMPN 23. Disebutkan bahwa kedua anak yang terlibat perkelahian telah dikenakan sanksi. Mereka diskorsing masing-masing selama satu pekan. Hanya saja, pemberian sanksi tidak melibatkan PY sebagai korban pemukulan.
BKM mencoba melakukan konfirmasi ke Kepala SMPN 23 Hj Sarlina terkait peristiwa ini. Ia membenarkan adanya peristiwa ini. Hanya saja ia tidak bersedia memberi penjelasan yang lebih jauh. Alasannya, dia tidak ingin persoalan ‘rumahnya’, dalam hal ini sekolahnya diketahui banyak orang.
”Kalau saya bisa selesaikan, tidak perlu diketahui orang banyak. Saya sudah koordinasi dengan dengan dinas (Disdik Makassar), PGRI, UPTD dan pengurus. Kalau ada cerita-cerita di luar, tolong koordinasikan di depan saya. Jangan cuma dengar kulitnya saja,” cetus Hj Sarlina melalui sambungan telepon.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Makassar Azis Hasan, juga mengakui adanya kejadian tersebut. Guru PY yang mengajar mata pelajaran IPS di SMPN 23 juga telah datang menemui Azis untuk menyampaikan apa yang dialaminya.
”Ya, (PY) sudah datang temui saya. Dia menjelaskan kronologis kejadiannya. Saya arahkan ke kepala bidang untuk penanganan kasus selanjutnya. Saya juga minta agar melapor ke polisi bila keberatan,” tandasnya.
Rencananya, menurut Azis, kepala bidang Disdik akan mendatangi SMPN 23 hari ini, Senin (17/2). Diharapkan ada langkah yang akan diambil setelah tim turun ke sekolah. (jun/rus)



×


Dilerai karena Berkelahi, Siswa Pukul Guru

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar