MAKASSAR, BKM–Kontestasi pemilihan Wali Kota (Pilwali) Makassar dan pemilihan bupati (Pilbup) di 12 daerah di Sulsel minim calon yang menempuh jalur perseorangan atau independen.
Di Pilwali Makassar, ada tujuh bakal calon yang awalnya telah mengambil user Sistem Informasi Pencalonan (Silon) jalur perseorangan di KPU Kota Makassar, namun para bakal calon perseorangan mundur satu persatu.
Hingga jelang malam, belum satupun bakal calon wali kota yang menyerahkan data dukungan KTP EL ke KPU Makassar di Claro Hotel, Minggu (23/2).
Komisioner KPU Makassar Gunawan yang dihubungi mengaku belum ada yang datang mengkonfirmasi akan menyerahkan dukungan. “Belum ada yang datang mengkonfirmasi penyerahan,”ujar Gunawan Minggu petang kemarin.
Informasi yang diterima, Iriyanto Baso Ence juga batal menyerahkan dukungan KTP ELnya ke KPU. Tak hanya itu, Syarifuddin Daeng Punna aslias SAdAP juga meminta timnya agar menunggu informasi selanjutnya. SAdAP juga mengaku optimistis maju lewat jalur Parpol.
Sebelumnya, Andi Munawar Syahrir datang ke Claro, namun belum registrasi penyerahan syarat dukungan, karena berkas dukungannya belum dibawah semua. “Rencananya ingin datang pada pukul 22.00 malam,”ujar Gunawan. (rif)
Pilkada Minim Perseorangan
×

