pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Ketahanan Pangan Ajak Perempuan Bangun Gizi Keluarga

ENREKANG, BKM — Membangun gizi keluarga yang sehat sangat pernting dilakukan. Gizi yang aman bagi keluarga sangat mudah didapatkan. Hal ini diungkapkan Ahmad Fajar Muhiddin Kepala Kantor Ketahanan Pangan Kabupaten Enrekang saat memberikan arahan di depan 42 kelompok tani Wani se Kecamatan Curio, kemarin.
Dia menambahkan jika pemanfaaatan pekarangan salah satu cara yang mudah dilakukan. Menanam jenis sayuran di halaman, tidak hanya memberikan jaminan kesehatan gizi keluarga, tapi memudah para ibu dalam melakukan pekerjaan kebutuhan di rumah tangga.
“Tidak perlu susah-susah lagi ke pasar. Tidak jauh-jauh lagi mencari sayuran,” kata Ahmad Fajar di depan para 100 perempuan tani di Maliba Desa Buntu Barana Kecamatan Curio.
Sangat mengherankan lanjutnya, saat melihat kartu penduduk tertulis pekerjaan petani. Namun faktanya, sayur-sayuran yang sangat
mudah tumbuhnya justru masih di beli di tempay yang jauh dari pemukimannya.
“Di KTP tertulis petani, kok sayur saja masih di beli di pasar,” terangnya lagi.
Untuk itu harapnya, perempuan sangat berperan dalam menciptakan pemenuhan gizi bagi keluarganya. Memberikan konsumsi yang aman tanpa pestisida yang berlebihan pada sayuran salah satu cara yang dapat dilakukan para perempuan di lingkungan keluarga.
“Kalau membeli di pasar, tidak ada jaminan sayuran yang aman bagi kita. Tapi kalau kita yang tanam sendiri, kita akan tau seperti apa
pengolahannya,” jelasnya lagi.
Ia juga berharap agar para kelompok tani perempuan ini terus melakukan gerakan saling mengingatkan dilingkungannya. Hasil olahan
dengan pangan lokal dijadikan perilaku keseharian yang dapat dilakukan setiap harinya.
“Olahan pangan lokal yang terpenting. Banyak hasil bumi kita yang dapat diolah secara murah dan bergizi,” tutup Fajar. (her/C)



×


Ketahanan Pangan Ajak Perempuan Bangun Gizi Keluarga

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar