pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Dipopulerkan Kapolda dengan Membagikan Ratusan Keping CD

Senam Pantai Losari Masannangki’ (1)

JALAN-JALANGKI’ di Pantai Losari Jangki lupa singgah makam pisang epe Gullana manis pake duriang Enna’na mamo bikillupa utanga

Laporan: Ishak Mappelawa

SEPENGGAL lagu di atas merupakan ciptaan sekaligus dinyanyikan oleh Anci Laricci. Dia adalah salah satu penyanyi terkenal asal Kota Makassar.
Lagu berbahasa Indonesia yang liriknya kental dengan logat Makassar ini menceritakan tentang Pantai Losari dan segala sesuatu yang ada di sekitarnya. Dibawakan dengan musik yang cukup menggairahkan, seakan mengajak pendengarnya untuk menikmati keindahan Pantai Losari.
Lagu yang begitu terkenal beberapa tahun silam, kembali ramai diputar di berbagai even pada akhir tahun 2015 hingga saat ini. Khususnya yang menampilkan Senam Pantai Losari Masannangki’ (senang semua). Lalu apa hubungan lagu Anci Laricci itu dengan senam?
Adalah Kapolda Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar) Irjen Pol Pudji Hartanto yang punya inisitif menggabungkan keduanya. Lagu Pantai Losari dipadukan dengan gerakan senam yang bertujuan menggenjot budaya dan kearifan lokal Sulawesi Selatan.
Untuk mempopulerkan Senam Pantai Losari Masannangki, maka dilibatkanlah Polisi Wanita (Polwan). Setiap hari Minggu pukul 06.00 Wita, para polwan ini rutin diterjunkan memeragakan senam ini.
Kapolda punya alasan tersendiri meluncurkan senam ini pada akhir tahun lalu. “Senam Pantai Losari Masannangki` ini terinspirasi dari senam poco-poco, kemudian saya mencoba membuat sesuatu hal yang baru dan akhirnya lahirlah senam ini,” kata Kapolda, Selasa (12/1).
Ide tersebut dimunculkan agar budaya lokal Makassar bisa dikenal dari Sabang sampai Merauke. Sementara lagu Pantai Losari yang mengiringi senam ini, menggambarkan salah satu ikon Kota Makassar.
”Dengan senam ini, masyarakat bisa merasakan kearifan lokal Sulsel melalui kebersamaan. Sekaligus memperlihatkan bahwa Sulsel itu memiliki budaya sipakatau, sipakainga dan sipakalebbi,” ujar Pudji.
Salah seorang polwan yang juga mantan Kepala Seksi (Kasi) Hubungan Masyarakat Polrestabes Makassar Kombes Pol Andi Husnaeni, mengaku sangat senang bisa terlibat langsung mempopulerkan Senam Pantai Losari Masannangki’. Apalagi pada setiap kegiatan senam dilakukan, antusiasme masyarakat cukup besar.
Misalnya di Pantai Losari. Ketika senam ini dilakukan, warga dari luar banyak yang ikut terlibat. Termasuk pengunjung hotel yang banyak terdapat di seputaran Pantai Losari.
”Selain melestarikan kearifan lokal masyarakat Sulsel, kita juga bisa sehat melalui senam yang dilaksanakan setiap pekan. Banyak sisi positif yang terbangun, karena ini adalah senam umum,” terang Husnaeni.
Salah satu alasan sehingga senam ini cepat populer, karena Kapolda intens melakukan sosialisasi dengan membagi-bagikan ratusan keping copian CD (compact disc). Melalui cakram padat itu masyarakat bisa belajar Senam Pantai Losari Masanngnki’.
Senam ini awlanya diujicobakan di jajaran Polda Sulselbar, dan mendapat respon positif dari anggota. Kemudian diperlombakan di sejumlah polres dan polsek se-Sulselbar, hingga akhirnya populer seperti sekarang.
Massannanki’ berasal dari bahasa Bugis-Makassar yang mempunyai arti senang dalam melaksanakan sesuatu. Kapolda kemudian meminta izin kepada Anci Laricci selaku pencipta sekaligus vokalis Pantai Losari untuk menjadikan lagu tersebut sebagai iringan senam.
“Beliau mengizinkan kita untuk mengunakan lagu tanpa diubah sedikitpun untuk dijjadikan sebagai iringan senam. Makanya, disebut Senam Pantai Losari Masannangki’,” beber perwira tinggi polisi itu.
Saat peluncuran senam ini beberapa waktu lalu, Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo memberi apresiasi terhadap langkah Kapolda. “Senam Pantai Losari Masannangki akan menjadi model baru dalam memperkaya kearifan lokal kita. Saya memberikan apresiasi atas peluncuran senam ini,” ujarnya. (*/rus/b)



×


Dipopulerkan Kapolda dengan Membagikan Ratusan Keping CD

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar