pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

11.666 KK Belum Tersentuh Sembako

Gowa Tunda PSBB, Berlaku Awal Mei

GOWA, BKM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa menunda pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB), yang sedianya diberlakukan Rabu (29/4) besok. Awal Mei ditetapkan sebagai waktu yang tepat untuk penerapannya.
Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan, mengatakan alasan ditundanya PSBB untuk yang kedua kalinya itu lantaran masih menunggu tuntasnya pendistribusian semua bantuan sembako kepada masyarakat. Hal tersebut sesuai kesepakatan bersama forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda).
“Kami sepakat untuk menyalurkan dulu bantuan sosial baru kita mulai menerapkan PSBB. Salah satu yang ditunggu adalah pencairan dana desa yang diperkirakan awal Mei mendatang,” jelas Adnan saat memimpin rapat koordinasi persiapan PSBB Kabupaten Gowa, Senin siang (27/4).
Adnan menyebutkan bahwa jika PSBB tetap dilaksanakan pada bulan April ini, maka ada sekitar 11.666 kepala keluarga (KK) masyarakat desa kurang mampu yang tidak tersentuh bantuan sembako. Mereka ini, tambah bupati, mendapatkan bantuan dari pos anggaran dana desa yang diperuntukkan guna penanganan covid-19.
Adnan berharap, PSBB Kabupaten Gowa betul-betul berjalan dengan baik, dan masyarakat tinggal di rumah selama pelaksanaannya. Sehingga mata rantai penularan covid-19 di Kabupaten Gowa bisa diputus.
“Selama PSBB kita berharap masyarakat bisa disiplin untuk tinggal di rumah selama 14 hari. Karena 14 hari ini yang sangat menentukan dalam memutus mata rantai penularan covid-19. Konsekuensi yang pemerintah harus pastikan yaitu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat selama masa 14 hari tersebut,” jelasnya.
Menanggapi hal itu, Kapolres Gowa AKBP Boy FS Samola menyatakan siap jika PSBB ditunda sampai pendistribusian bantuan selesai. Menurutnya, bantuan ini menjadi penentu kesuksesan pelaksanaan PSBB di Kabupaten Gowa.
“Semakin baik distribusi bantuan, maka akan semakin mengurangi beban kerja kita. Kalau ada alternatif diundur, kami setuju saja,” kata AKBP Boy FS Samola, kemarin.
Ia menyebutkan, untuk pelaksanaan PSBB ini pihaknya telah menyiapkan 1.500 personel gabungan yang terdiri dari Polres Gowa, Kodim 1409 Gowa, Satpol PP,  Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan beberapa organisasi kemasyarakatan.
Terkait kondisi pengamanan perbatasan Gowa dengan delapan kabupaten/kota tetangga, dijelaskan bahwa sejak dilakukan ujicoba penerapan PSBB Jumat (24/4) lalu, pengawasan ketat di perbatasan kota intens dilaksanakan.
“Personel yang sudah ada di 13 posko titik penjagaan batas kota terus melakukan pemeriksaan kepada para pengguna jalan. Mereka ditanya oleh petugas. Jika tidak jelas maka disuruh balik kembali ke rumahnya. Jadi proses penjagaan sudah kita lakukan. Kita juga tetap mengedukasi masyarakat yang berkendara tanpa menggunakan masker dan pengaman lainnya. Surat-surat kendaraaannya juga kami periksa,” jelas kapolres. (sar)




×


11.666 KK Belum Tersentuh Sembako

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar