pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Keluarga PDP Sempat Menolak Pemakaman di Macanda

GOWA, BKM — Minggu (10/5) petang pukul 18.35 Wita, satu pasien dalam pengawasan (PDP) meninggal dunia di RSUD Syekh Yusuf Sungguminasa, Kabupaten Gowa. Warga Jalan Malino Raya, Kecamatan Somba Opu, Gowa ini didiagnosa pneumonia dan efusi pleura atau cairan dalam paru-paru, dengan hasil rapid test reaktif. Sementara tes swabnya masih menunggu hasil.
Saat dalam proses packing untuk dibawa ke pekuburan khusus korban covid-19 di Jalan Teratai Indah, Macanda, Kelurahan Romang Polong, Kecamatan Somba Opu, Gowa, gugus tugas mendapatkan protes pihak keluarga. Mereka menolak peti jenazah dibawa ke lokasi pemakaman Macanda, dengan alasan almarhum belum tentu menderita corid-19, karena belum ada hasil tes swabnya.
Namun, protes pihak keluarga ini kemudian reda dan mulai mengikhlaskan jenazah dibawa ke Macanda. Hal itu setelah Panit 3 Sabhara Polsek Somba Opu Ipda Sugiyatno bersama rekan-rekannya sebagai perwira Pengendali Posko Covid-19 area RSUD Syekh Yusuf, memberikan penjelasan detil kenapa korban harus dimakamkan di Macanda.
“Iya, awalnya keluarga menolak jika jenazah dimakamkan di pekuburan Macanda. Tapi setelah kami mediasi, akhirnya mereka menyerahkan jenazah untuk dimakamkan sesuai dengan SOP covid-19,” jelas  Ipda Sugiyatno.
Sementara itu Asriani, petugas medis RSUD Syekh Yusuf menjelaskan jika korban berjenis kelamin laki-laki berusia 63 tahun ini, masuk ke RSUD pada Senin (4/5). Namun kemudian keluar dari RS pada 6 Mei karena kondisi agak membaik. 
“Tapi Jumat (8/5) kemarin pukul 23.00 Wita korban dibawa masuk kembali ke RSUD Syekh Yusuf dengan status PDP dan dirawat di ruang perawatan pasien PDP. Kemudian pada Minggu (10/5) pukul 18.35 Wita pasien meninggal dunia dengan diagnosa pneumonia dan efusi pleura atau cairan dalam paru-paru dengan hasil rapid test reaktif dan hasil swabnya sementara ditunggu,” jelas Asriani.
Minggu malam itu juga, koordinasi dilakukan dengan Tim Gugus Covid-19 Provinsi Sulsel untuk mempersiapkan pemakaman.
Tim Gugus Covid-19 Sulsel dipimpin Mayor CPM Ramal dengan menggunakan mobil ambulance DD 1138 XX dan dikawal PJR Ditlantas Polda Sulsel menuju pemakaman Macanda untuk dilakukan penguburan.
Kapolres Gowa AKBP Boy FS Samola yang dikonfirmasi, Senin (11/5), membenarkan adanya pasien meninggal dunia dengan status PDP di RSUD Syekh Yusuf pada Minggu malam. 
“Kami sangat mengapresiasi personel yang berhasil melakukan mediasi dengan keluarga almarhum. Semoga tidak ada lagi masalah pada penanganan selanjutnya. Semoga tidak ada lagi jatuh korban akibat virus ini,” ujarnya.
Berdasarkan data yang dihimpun dari Tim Gugus Tugas Covid-19 Sulsel, hingga Senin (11/5), sudah 130 jenazah pasien covid-19 dimakamkan di pekuburan khusus Macanda. Terdiri dari laki-laki 80 orang dan perempuan 50 orang. (sar)



×


Keluarga PDP Sempat Menolak Pemakaman di Macanda

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar