pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Binmas Bantu Siswa Terdampak Pandemi

Dirikan Balla Pendidikan di TPU, Bayar Wifi Rp650 Ribu/Bulan

MAKASSAR, BKM — Salut. Satu kata untuk kepedulian ini. Khususnya bagi Aiptu Paleweri, Binmas Kelurahan Maricaya Selatan, Polsek Mamajang, Kota Makassar.
Ia mendirikan balla pendidikan berbasis online. Tempat ini menjadi rumah bagi anak-anak yang berstatus pelajar yang bermukim di sekitar tempat pemakaman umum (TPU) Dadi, Makassar. Siswa yang terdampak pandemi covid-19 dan harus menjalani proses pembelajaran jarak jauh (PJJ) biasa berkumpul di sini untuk belajar secara daring.
Balla (rumah) pendidikan ini terletak di Kampung Tumpang, Jalan Anoa, Lorong 146, Kelurahan Maricaya Selatan, Kecamatan Mamajang. Tepatnya di dalam TPU Dadi.
Aiptu Paleweri selaku pencetus fasilitas pendidikan selalu menyempatkan dirinya untuk mendampingi mereka yang belajar di tempat ini. Pendirian balla pendidikan ini sebagai inisiatif guna mendorong anak-anak usia sekolah agar berkegiatan positif di tengah pandemi.
“Dari awal mendirikan tempat ini, saya fasilitasi. Saya pasangkan wifi. Rp620 ribu per bulan uang pribadi untuk membayar wifinya. Ini merupakan bentuk pengabdian saya sebagai Binmas Kelurahan Maricaya Selatan,” tuturnya, kemarin.
Nurjannah yang bertindak selaku bendahara pada balla pendidikan, menuturkan tempat ini hadir kala pandemi. Dicetuskan oleh Binmas Aiptu Paleweri.
“Awalnya Binmas berkunjung melihat keadaan anak-anak kami. Orangtua merekA mengeluhkan anak-anaknya yang harus belajar online. Karena itu, Pak Paleweri menyediakan balla pendidikan ini dengan fasilitas wifi yang dibayarnya menggunakan uang pribadi,” kata Nurjannha di sela-sela kegiatan belajar mengajar, Rabu (29/7).
Nurjannah mengakui, anak-anak yang ada di tempat ini cukup antusias mengikuti proses pembelajaran. Keluhan orangtua terkait sulitnya membeli kuota internet dan tidak memiliki gawai, tidak lagi terdengar. Karena di tempat ini, mereka yang punya handphone saling meminjamkan kepada temannya yang tidak punya.
”Di sini ada siswa tingkat SD sampai SMP sebanyak 70 orang. Seperti dari SD SD Mamajang dan SMP PGRI,” ujar Nurjannah.
Eda, salah satu orang tua siswa yang ditemui BKM, mengeluhkan sistem belajar daring yang cukup memberatkan dirinya untuk memenuhi kebutuhan anaknya yang mengikuti pembelajaran jarak jauh.
”Ada empat anak saya di balla pendidikan ini. Di sini disiapkan baju dan buku. Anak-anak ada yang masih pagi, ada juga yang masuk siang,” tuturnya.
Apa yang dilakukan Binmas Aiptu Paleweri mendapat apresiasi dari anggota DPRD Kota Makassar. Sebab proses belajar mengajar dengan sistem daring selama pandemi, telah menimbulkan banyak keluhan serta keresahan para orangtua.
Ketua Komisi D Wahab Tahir, berharap dengan adanya fasilitas tersebut bisa membantu siswa belajar secara daring tanpa menyusahkan orangtua.
“Saya baru tahu ada tempat ini (balla pendidikan) di Makassar. Nanti saya coba komunikasikan itu ke Dinas Pendidikan. Semoga keberadaannya bisa membantu para siswa dan murid sekolah untuk mengikuti proses pembelajaran,” ujarnya di gedung dewan, Rabu (29/7).
Legislator Partai Golkar ini mendorong Disdik Makassar untuk melakukan hal serupa, dengan menempatkannya di lokasi yang tak jauh dari domisili pelajar. Khususnya siswa yang orangtuanya tergolong tidak mampu.
Anggota Komisi D Budi Hastuti, mendukung didirikannya untuk membantu kegiatan belajar mengajar siswa yang terdampak pandemi. Karena itu bisa meringankan beban orangtua.
”Selama pembelajaran online, orangtua harus mendampingi anak-anaknya. Belum lagi untuk beli kuotanya. Itu pasti sangat memberatkan. Apalagi yang punya banyak anak. Kalau posko itu membantu siswa, kita sangat mendukung,” tandasnya. (jun-ita)



×


Binmas Bantu Siswa Terdampak Pandemi

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar