GOWA, BKM — Sedikitnya 30 orang anggota Pramuka di Kabupaten Gowa melakukan aksi bersih-bersih sampah di kaki gunung Bawakaraeng, Kecamatan Tinggimoncong. Aksi bersih gunung dari berbagai sampah plastik, kertas dan lainnya dilakukan selama tiga hari, mulai Jumat (21/8) hingga Minggu (23/8).
Gerakan yang dinamai Pramuka Peduli Kwarcab Gowa ini bergerak serentak di kaki gunung di Lingkungan Lembanna, Kelurahan Pattapang, Kecamatan Tinggimoncong. Aksi yang dipimpin Ketua Satgas Pramuka Peduli Kwarcab Gowa, HM Taslim ini dimaksudkan sebagai kegiatan kepedulian Pramuka terhadap kelestarian dan kebersihan lingkungan di sekitaran Gunung Bawakaraeng yang selama ini banyak disoroti pemerhati lingkungan. Akibat ketidakpedulian segelintir pendaki gunung tentang kebersihan gunung dan membuang sampah bawaannya di gunung begitu saja (saat beraktivitas mendaki).
”Karena itu, kami Pramuka bergerak. Dan ini juga sebagai rangkaian dari Hari Pramuka ke 59 dan HUT RI ke 75,” kata Taslim.
Dikatakan, selama bergiat membersihkan dan menyapu bersih sampah-sampah berserakan mulai di Pos 1 hingga Pos 5, Pramuka berharap para pendaki turut memiliki empaty terhadap lingkungan.
Terpisah, Koordinator Giat Bersih Gunung Pramuka Peduli, Muh Kodri Tapa, yang juga Waka Satgas Kwarcab Gowa, mengatakan ada tiga titik lokasi bakti. Yakni start point hutan pinus Lembanna, kawasan air terjun Lembanna dan pos 1 sampai pos 5 Gunung Bawakaraeng.
Pembersihan kami lakukan dengan penyisiran Pos 1 dan 5 ke arah bawah (turun). Seluruh anggota satgas difasilitasi kantong besar dan menyisir sisi jalan dari pos 5 terus turun ke pos 1 hingga ke lokasi start point,” jelas Dody, sapaan akrab Muh Kodri Tapa yang juga adalah Kepala Markas Cabang PMI Kabupaten Gowa.
Sementara itu, berdasarkan info dari Satgas Pramuka Kwarcab yang tengah membersihkan, dalam perjalanan turun dari pos 5, tim mendapatkan seorang pendaki wanita dari Kabupaten Pinrang yang mengalami trouble pada saat turun dari mendaki.
”Iya, kami menemukan seorang pendaki. Dia seorang wanita asal Pinrang dalam kondisi lemah. Tim sigap melakukan evakuasi kepada pendaki tersebut dengan menggunakan tandu dan membawanya menuju start point di Lembanna. Alhamdulillah kondisi pendaki itu sudah membaik dalam penanganan medis,” kata Dody.
Dikatakan Dody, aksi peduli susur sampah di gunung adalah bentuk kepedulian Pramuka terhadap lingkungan dan sebagai realisasi dari Dasa Darma ke dua yaitu cinta alam dan kasih sayang sesama manusia. (sar)
Pramuka di Gowa Susur Sampah Bawakaraeng
×

