NAMA menu yang terkesan ektrim, serta penataan ruangan yang berbeda kini lazim ditemukan di banyak kafe serta warkop. Ini adalah teknik para pengelola usaha untuk mengundang pengunjung.
LAPORAN: ARIF AL-QADRI
SEBUAH kafe di Jalan Haji Bau, Kota Makassar menawarkan konsep childhood atau masa kecil. Tempat ini ternyata banyak diminati pengunjung dari kalangan kaum Hawa.
Di dalam ruangan ini terlihat berbagai pernak pernik mainan anak perempuan yang dipajang di etalase ataupun di atas meja. Kafe ini terletak tidak jauh dari traffic light Jalan Haji Bau.
Dari kejauhan, keberadaannya memang sudah mengundang perhatian. Bangunannya yang didesain minimalis, ditambah sentuhan cat tembok berwarna putih. Beberapa jenis pohon dan spanduk yang membentang dengan bertuliskan nama kafe tersebut semakin menambah daya tarik warga untuk mampir.
Memasuki ruangan kafe, terlebih dulu melewati pintu kaca yang bening. Para pengunjung sudah dapat merasakan kenyamanan, karena disambut dengan udara sejuk yang keluar dari pendingin ruangan.
Di dinding-dinding kafe terdapat gambar-gambar tokoh kartun. Sementara di beberapa sudut ruangan dihiasi mainan anak-anak seperti boneka, bunga, robot-robot serta bantal yang juga bergambar kartun.
Para pengunjung dapat dengan bebas memilih tempat duduk, yang menurutnya bisa membuat rileks dan nyaman sembari menikmati hidangan yang ditawarkan di dalam kafe. Tempat duduk atau kursi yang disediakan di dalam kafe juga terbagi dua jenis, yakni kayu dan sofa.
Di tiap meja yang ada, jejeran vas bunga yang dibuat dari botol kaca bening yang diikatkan pita dan diisi dengan bunga mawar berwarna merah, semakin menambah cantiknya ruangan. Beberapa balon juga nampak dipasang di dinding ruangan, yang membuat para perempuan yang datang dapat memanjakan dirinya di atas sofa.
Tidak jarang juga, para pengunjung yang sudah memasan makanan ataupun minuman sesekali mengintari ruangan dengan mata yang tertuju di etalase yang ditempatkan di samping tangga. Etalase yang dibuat dari kayu berwarna cokelat tersebut dipasangkan berbagai mainan anak-anak seperti boneka, robot-robot, bunga dan hiasan kue yang menarik.
“Saya sudah sering datang ke sini. Biasa sendiri, sering juga dengan teman-teman. Kafe ini cocok dengan suasana hati saya, baik saat sedih maupun ketika happy. Percaya atau tidak, saya sering mendapatkan sugesti jika berada di dalam kafe ini,” kata Evi (23), seorang pengunjung kafe, Rabu (27/1) siang.
Meski desain yang ditawarkan di dalam ruangan terlihat unik dan klasik, harga makanan dan minuman yang ditawarkan di kafe ini terbilang terjangkau.
“Kalau untuk harga minuman di sini, menurut saya terjangkau. Mulai dari Rp15 ribu sampai Rp30 ribu ada. Begitu juga makanannya, mulai dari harga Rp20 ribu sampai Rp35 ribu. Itu saya, tahu karena kalau setiap mau pesan makanan saya perhatikan satu persatu harga makanannya,” tutur Evi lagi.
Hal serupa dilontarkan Emmy (25). Ia mengaku sangat menyukai suasana di kafe ini, karena karena desainnya bisa membuatnya nyaman.
“Saya senang kafe ini, karena selain harganya yang terjangkau, suasananya juga dapat memanjakan mata,” akunya. (*/rus/b)

