MAKASSAR, BKM — Aparat kepolisian Polrestabes Makassar terus menguber kelompok bertopeng yang melakukan penyerangan terhadap mahasiswa Universitas Islam Makassar (UIM), pada Kamis (1/10). Insiden penyerangan itu mengakibatkan seorang mahasiswa menderita luka setelah panah melesat di tubuhnya. Tak hanya itu, motor milik mahasiswa juga dirusak serta dibakar.
Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Yudhiawan Wibisono, mengatakan, pihaknya masih menyelidiki motif penyerangan yang dilakukan kelompok bertopeng tersebut terhadap Mapala mahasiswa UIM.
”Tim Reksrim Polsek Tamalanrea diback up Reskrim Polrestabes Makassar sementara menyelidiki motif penyerangan sekelompok bertopeng tersebut ke Mapala Mahasiswa UIM. Selain itu, tim Reskrim juga menguber pelaku pemanah seorang mahasiswa serta pembakar motor saat insiden itu berlangsung,” kata Kapolrestabes Makassar, Minggu, (4/10).
Sebelumnya, kelompok mahasiswa Mapala UIM mendapat penyerangan terhadap kelompok bertopeng. Insiden itu terjadi saat kelompok mahasiswa UIM sedang berada dalam kampusnya.
Tak ingin diserang begitu saja, sehingga mahasiswa Mapala UIM melakukan perlawanan.
Aksi tawuran pun berlangsung, kedua kelompok menggunakan batu serta panah (busur).
Kelompok bertopeng yang dipukul mundur mahasiswa UIM pada melarikan diri setelah polisi menuju ke lokasi tawuran kedua kelompok ini. Akibat insiden ini, satu orang mahasiswa UIM menderita luka setelah panah melesat ditubuhnya, juga sejumlah motor mengalami kerusakan dan ada pula yang dibakar. (ish/b)

