MAKASSAR, BKM — Sebanyak 12 Kepala Keluarga (KK) yang bermukim di pinggir kanal, Jalan Andi Djemma dekat kantor Kelurahan Mamajang Luar, Kecamatan Mamajang, harus kehilangan tempat tinggal.
Pasalnya, 11 rumah yang mereka huni, ludes dilalap si jago merah pada Kamis sore (5/11) sekitar pukul 15.00 Wita. Akibat kebakaran ini, para korban diungsikan ke rumah keluarga maupun tetangganya.
Informasi yang diperoleh di lokasi kebakaran, mengemukakan, dari sebelas rumah yang terbakar sementara tercatat dihuni 12 KK. Infornasi juga menyebutkan, sumber api dari rumah Ketua RT Hasnia.
Namun ketua RT juga belum mengetahui persis asal mula api. Karena rumah yang terbakar saling berdempetan dan lainnya rumah berdinding seng. Enam mobil pemadam kebakaran yang tiba di lokasi kebakaran secara bergantian menjinakan api.
Ada yang lewat dari Jalan Veteran Selatan dan ada juga yang lewat samping kantor Kelurahan Mamajang Luar pinggir kanal untuk memadamkan api. Anggota Polsek Mamajang yang tiba di lokasi kebakaran melakukan pengamanan lokasi kebakaran dan memberikan akses jalan masuk mobil pemadam kebakaran untuk memadamkan api.
Kanit Reskrim Polsek Mamajang, Iptu Syamsuddin Hehanusa, yang turun di TKP bersama anggota melakukan pengamanan lokasi kebakaran agar masyarakat tidak masuk ke lokasi kebakaran.
Sumber api diduga dari rumah seorang warga dan penyebab kebakaran belum diketahui. Namun sementara diduga arus pendek atau korsleting listrik. Tim firensik Polrestabes Makassar telah turun di lokasi kebakaran melakukan olah TKP.
Namun belum ada hasil olah TKP. Karena harus menunggu dulu olah TKP dari tim Labfor Polda Sulsel. Pihak kepoliaian Polsek Mamajang telah memasang garis polisi atau polisi lain warna kuning di lokasi kebakaran.
”Ada 12 kepala keluarga yang menghuni 11 rumah yang kebakar itu, terpaksa mengungsi sementara waktu. Kebakaran diduga akibat korsleting. Tapi untuk lebih jelasnya, nanti proses penyebabnya itu melalui pihak kepolisian,” kata Lurah Mamajang, Syaril.
Sementara itu, warga lainnya bernama Daeng Home, mengungkapkan, sumber api bermula di rumah ketua RT setempat. Api baru berhasil dipadamkan sekitar satu jam kemudian.
”Api bersumber dirumah ibu RT. Ketika kejadian itu juga terdengar suara ledakan cukup menggelegar membuat kami warga kaget, kemudian api merembes kerumah warga lainnya. Ada dua unit kendaraan Ibu RT itu juga hangus kebakar,” ungkapnya. (jul-ish/b)

