pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Sisihkan 81 Rekannya untuk Jadi Pengawal

HM Nazir, Pengawal Pengamanan Gubernur Sulsel (1)

POSTURNYA tinggi besar. Dengan perawakan seperti itu, Aiptu H Nazir sangat tepat jika diberi tugas sebagai The Body Guard alias pengawal pengamanan pribadi orang terpenting di Sulawesi Selatan, yakni Gubernur Syahrul Yasin Limpo.

Laporan: RAHMA AMRI

Untuk dipercaya dan diberi amanah sebagai pengawal pribadi sang Kosong Satu, lelaki humoris ini ternyata harus melewati seleksi yang cukup ketat.
Awalnya, lelaki kelahiran 22 Juli 1976 ini bertugas di Brigade Motor Patwal Polrestabes Makassar. Profesinya memang seorang polisi. Ketika ada informasi Pemprov Sulsel membutuhkan pengawal gubernur, diapun ikut seleksi. Sebanyak 82 anggota polisi termasuk dirinya ikut seleksi yang meliputi tes intelegencia, postur, dan etika
Ternyata, dirinya yang terpilih.
H Nazir, demikian sapaan akrabnya, bertugas sejak Syahrul diangkat sebagai Gubernur Sulsel terpilih pada periode pertamanya, 2008-2013 dan berlanjut di periode berikutnya.
“Saya sudah sekitar delapan tahun mendampingi pak Gubernur melakukan pengawalan,” ungkapnya.
Sebagai pengawal pribadi, H Nazir mengaku tugas dan tanggung jawabnya tidak mudah. Malah, waktu awal-awal diberi amanah mengawal gubernur, dirinya harus beradaptasi dan berusaha mengenal sosok dan karakter Sang Gubernur seperti apa.
“Untuk beradaptasi dan kenal sosok beliau lebih dalam, saya butuh waktu hampir enam bulan,” ungkapnya.
Diapun mengaku, awalnya selalu ada kekhawatiran jika tugasnya tidak maksimal dijalankan serta takut salah. Namun, setelah mengetahui karakter Sang Komandan, secara perlahan, H Nazir mulai tahu apa yang harus dilakukan.
Bapak lima putera puteri ini mengatakan, karakter Gubernur Syahrul adalah sosok yang selalu ingin dekat dengan masyarakat. Setiap ada kesempatan turun ke lapangan dan bertemu masyarakat, dirinya berusaha tidak memberi batasan dan ruang gerak sang kosong satu untuk berinteraksi dengan masyatakat. Namun, dirinya tetap waspada untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Selama mengawal gubernur, H Nazir mengaku sangat enjoy. Dia merasa sangat kagum dengan sosok Gubernur Syahrul Yasin Limpo. Dari Sang Komadan, dia belajar berbagai hal. Termasuk dalam mengambil keputusan dan bagaimana tetap survive dalam berbagai kondisi.
“Saya banyak belajar dari Pak Gubernur. Karakternya sebagai seorang tokoh sangat mengagumkan. Salah satu yang saya terapkan misalnya dalam mengambil keputusan harus selalu tenang,” ungkapnya.
Dia melanjutkan, gubernur juga mengajarkan agar menghadapi seluruh tantangan, yang terberat sekalipun dengan lapang dada karena akan membuat karakter jadi lebih kuat. Sehingga jika menghadapi persoalan selanjutnya, bisa dihadapi dengan enteng.
Banyak suka dan duka dialami H Nazir selama menjadi pengawal pribadi gubernur. Salah satunya, saat menghadapi kondisi cuaca yang tidak menentu sementara dia bertugas menggunakan sepeda motor. Namun dia mengaku tidak mempersoalkan itu karena sudah menjadi bagian dari resiko kerja.
Yang membuatnya tersanjung, karena dirinya merasa sudah dianggap sebagai bagian dari keluarga Sang Gubernur.
“Pak Gubernur bersama keluarganya tidak pernah membeda-bedakan orang. Kami dianggap bagian dari keluarga beliau,” jelasnya. (rhm/b)



×


Sisihkan 81 Rekannya untuk Jadi Pengawal

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar