pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Teknologi Pencahayaan UV-C Signify, Terbukti Efektif Hancurkan DNA Virus, Bakteri dan Jamur Dalam Hitungan Detik

HAMPIR setahun Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19 mengguncang dunia. Termasuk di Indonesia. Hingga pekan kedua Desember 2020, jumlah orang yang meninggal dunia akibat virus ini di seluruh dunia mencapai kisaran 1,6 juta. Sedangkan di Indonesia, sudah lebih 18 ribu orang.
Angka ini diperkirakan terus bertambah seiring kembali meningkatnya orang yang terpapar dalam beberapa hari terakhir. Bahkan, sejumlah daerah di Indonesia yang sebelumnya sudah keluar dari zona merah, kembali memasuki zona merah. Karakter virus yang dapat bermutasi, juga semakin menyulitkan masyarakat untuk keluar dari pandemi ini.

Penerapan Teknologi Pencahayaan UV-C Signify

Masih belum meredanya penyebaran virus Corona di Indonesia, tentu menjadi pekerjaan rumah bagi pemangku kepentingan di negeri ini. Rencana pemberian vaksin kepada masyarakat masih menimbulkan pro kontra atau bahkan penolakan dari sejumlah masyarakat dengan beragam alasan.

Salah satu langkah yang dapat memutus mata rantai virus Corona atau Covid-19 adalah dengan penerapan teknologi pencahayaan Ultra Violet tipe C atau UV-C. Pasalnya, disinfeksi di tempat kerja dengan metode sinar UV-C telah terbukti efektif. Karena tidak hanya untuk menyerang virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19, juga bisa menghancurkan DNA bakteri dan jamur penyebab berbagai penyakit. Bahkan untuk virus yang bermutasi.

Dalam diskusi virtual bertajuk Sinar UV-C: Kawan atau Lawan?, beberapa waktu lalu, Dr Hermawan Saputra, SKM., MARS., CICS, pengurus pusat Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI), menyebutkan, teknologi UV-C sangat diperlukan di area publik, seperti pusat perbelanjaan, hotel, kantor, sekolah, tempat ibadah, bandara, dan lainnya.
Mengapa UV-C? Karena sinar UV-C merupakan pilihan disinfeksi non-kimia yang aman, praktis, dan sangat efektif bila digunakan sesuai petunjuk. Pada panjang gelombang tertentu, sinar UV-C dapat menonaktifkan mikroorganisme dengan cara menghancurkan asam nukleat dan mengganggu DNA mereka.
Sehingga mikroorganisme tidak bisa melakukan fungsi vitalnya. Disinfeksi dengan sinar UV-C tidak hanya diterapkan pada permukaan benda, bisa juga mensterilkan udara dan air dari berbagai macam virus. Termasuk virus SARS-CoV-2, serta bakteri dan jamur merugikan.
Lantas mengapa Signify? Signify sendiri memiliki pengalaman lebih dari 35 tahun dalam mengembangkan inovasi teknologi pencahayaan UV-C. Teknologi pencahayaan UV-C dari Signify dirancang, dipasang dan digunakan sesuai instruksi keselamatan yang spesifik untuk tiap produk dan diproduksi menggunakan proses industri yang terkontrol dengan baik.
Radiasi sinar UV-C dengan panjang gelombang 253,7 nanometer yang terdapat pada produk Signify telah terbukti efektif menghancurkan DNA dari bakteri, jamur dan virus, sehingga menjadi tidak berbahaya.
Signify, pemimpin dunia dibidang pencahayaan, bersama dengan Laboratorium Nasional untuk Penyakit Infeksi Emerging (National Emerging Infectious Diseases Laboratories/NEIDL) di Universitas Boston, Amerika Serikat, telah melakukan penelitian yang memvalidasi efektivitas lampu UV-C milik Signify dalam menonaktifkan SARS-COV-2, virus penyebab Covid-19.
Sejak awal mula pandemi SARS-COV-2, Dr Anthony Griffiths, Profesor Rekanan Mikrobiologi di Fakultas Kedokteran Universitas Boston, beserta timnya terus bekerja mengembangkan alat untuk mendukung kemajuan ilmiah dibidang ini.
Selama masa penelitian, mereka telah menguji coba material yang diinokulasi dengan radiasi UV-C dari lampu Signify dalam dosis berbeda. Kemudian dinilai kapasitas inaktivasinya dalam berbagai kondisi.
Tim menerapkan dosis 5mJ/cm2, menghasilkan pengurangan virus SARS-CoV-2 sebesar 99 persen dalam 6 detik. Berdasarkan data, ditetapkan bahwa dosis 22mJ/cm2 akan menghasilkan pengurangan 99,9999 persen dalam 25 detik.
”Hasil tes kami menunjukkan bahwa radiasi UV-C di atas dosis spesifik dapat melumpuhkan virus secara menyeluruh. Hanya dalam hitungan detik, kami sudah tidak lagi dapat mendeteksi adanya virus. Kami sangat antusias dengan penemuan ini dan berharap temuan kami dapat mempercepat pengembangan produk yang dapat membantu membatasi penyebaran Covid-19,” kata Dr. Anthony Griffiths, Associate Professor of Microbiology at Boston University School of Medicine seperti dikutip dari salah satu media.
Ada beberapa metode disinfeksi dengan sinar UV-C seperti metode chamber
disinfection/disinfeksi dengan menyinari objek ke dalam kotak lampu UV-C. Ada juga, metode Upper Air, yaitu memasang lampu UV-C pada plafon untuk menyerang virus dan bakteri yang ada di udara.
Dan, metode surface disinfection yang cocok untuk diterapkan di ruang kerja kantor. Karena metode disinfeksi ini menyinari permukaan benda-benda yang tampak di ruangan seperti perangkat kerja, mulai dari mouse, keyboard, hingga alat tulis.
Lampu UV-C dipasang di plafon untuk menyinari benda yang tampak di ruangan. Metode surface disinfection ini perlu diperhatikan, karena tidak boleh ada orang di dalam ruangan selama penyinaran berlangsung.
Dalam kesempatan yang sama, Dr. rer. nat. Ir. Aulia Muhammad Taufiq Nasution M.Sc, pakar Biomedika Optik, Departemen Teknik Fisika, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menyatakan, selama pengguna tidak terkena paparan secara langsung, penggunaan UV-C tidak akan menimbulkan masalah kesehatan.
Sementara itu, Eric Rondolat selaku CEO Signify, mengatakan, mengingat potensi teknologi ini untuk membantu berperang melawan virus Corona, Signify tidak akan menyimpan dan menggunakannya secara eksklusif. Namun menyediakan teknologi ini secara luas bagi perusahaan pencahayaan lainnya.
”Untuk melayani kebutuhan desinfeksi yang terus bertumbuh, kami akan meningkatkan kapasitas produksi berlipat ganda dalam beberapa bulan mendatang,” ujar Eric.

Datascrip Berpengalaman Hadirkan Berbagai Solusi

Kehadiran Pt.Datascrip dalam menerapkan UV-C sudah tepat. Karena Datascrip telah memiliki pengalaman dalam menghadirkan berbagai solusi dan perangkat elektronik di Indonesia. Pengalaman ini memberikan nilai tambah Datascrip dalam menerapkan solusi UV-C dengan aman dan efektif.
Datascrip sebagai Value Added Partner Signify di Indonesia memberikan layanan menyeluruh mulai dari perencanaan, pemasangan hingga instruksi penggunaan yang aman dan efisien.
Datascrip menghadirkan solusi pencahayaan UV-C dari Signify yang ditujukan untuk kebutuhan
disinfeksi di lingkungan perkantoran.
”Datascrip memberikan solusi pemasangan lampu UV-C Signify dengan menerapkan prosedur keamanan dan keselamatan yang ketat, didukung teknologi smart control. Sehingga meminimalisir kemungkinan adanya human error saat digunakan,” ujar Sylvia Lionggosari, Business Unit Director pt. Datascrip.
Desain implementasi disinfeksi dengan metode sinar UV-C didasarkan pada kondisi ruang kantor. Desain ini sangat penting untuk menentukan jumlah dan tata letak lampu UV-C yang akan dipasang.
Karena akan berpengaruh pada dosis yang tepat dan efektivitas disinfeksi penyinaran UV-C. Selain desain, Datascrip juga akan menerapkan sistem keamanan pengoperasiannya. Pengguna tidak perlu kuatir karena ada warning light yang menyala, menandakan ruangan sedang dalam proses penyinaran UV-C.
Jika pengguna tidak sadar dengan lampu peringatan tersebut, sistem akses akan menjaga dengan mengunci pintu. Sehingga orang tidak bisa masuk ke ruangan tersebut. Adanya sensor deteksi kehadiran akan mengatur secara otomatis untuk mematikan lampu UV-C ketika kunci pintu terbuka.
Sistem keamanan ini juga dilengkapi sensor gerak. Sehingga lampu UV-C tidak akan menyala ketika sensor mendeteksi masih ada orang di dalam ruangan. Selain itu, implementasi UV-C Signify dari Datascrip akan menerapkan sistem smart control yang dapat mengatur waktu dan durasi penyinaran secara otomatis. Sistem ini juga dapat memantau kapan waktu penyinaran telah dilakukan, serta mengontrol dan mendeteksi orang yang masuk ke dalam ruangan. Selain itu, sistem smart control ini juga dapat terintegrasi dengan access control dan sensor gerak untuk meningkatkan sistem keamanan.
Penerapan sinar UV-C di lingkungan kantor bisa dilakukan di ruang rapat, toilet, area kerja, serta ruang tertutup lainnya. Dengan penerapan disinfeksi melalui metode penyinaran UV-C yang sesuai prosedur keamanan dan keselamatan, karyawan dapat bekerja dengan produktif, aman dan sehat.
Tidak hanya mencegah penularan Covid-19, disinfeksi dengan UV-C juga dapat mencegah penularan penyakit lain yang disebabkan virus, bakteri atau jamur. Sekaligus membuat kualitas udara di ruang kerja menjadi lebih baik dan segar.
Selain UV-C, Datascrip juga melayani kebutuhan aplikasi pencahayaan dari Signify yang hemat energi, dinamis, smart dan terkoneksi, untuk kebutuhan pencahayaan dalam ruangan, luar ruangan dan gedung.
Datascrip telah memiliki pengalaman dalam menghadirkan berbagai solusi dan perangkat elektronik di Indonesia. Untuk melengkapi berbagai solusi yang telah ada, saat ini Datascrip juga menyediakan solusi general lighting dari Signify.
Dengan solusi general lighting dari Signify, Datascrip menghadirkan solusi pencahayaan untuk penerapan di perkantoran, perindustrian, pendidikan, hotel hingga untuk kebutuhan fasilitas umum seperti pelabuhan udara dan transportasi publik. (amir)

PENCAHAYAAN UV-C — Suasana ruangan perkantoran yang belum dan saat sedang pencahayaan UV-C Signify. Metode ini terbukti efektif dalam menghancurkan DNA virus, bakteri, dan jamur.




×


Teknologi Pencahayaan UV-C Signify, Terbukti Efektif Hancurkan DNA Virus, Bakteri dan Jamur Dalam Hitungan Detik

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar