MAKASSAR, BKM — Kasus pelemparan pos polisi lalulintas flyover di Jalan AP Pettarani dan Jalan Urip Sumohardjo Andi Petterani, pada Minggu(13/12) dinihari, hingga kemarin pelaku masih dalam penyelidikan.
Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Witnu Urip Laksana, di halaman kantor Polrestabes Makassar kepada wartawan, Selasa sore (15/12), mengatakan, kasus pengrusakan pos polisi lalulintas dengan bom molotov, hingga kemarin pihak Polrestabes Makaassar sudah memeriksa empat orang saksi. Masing-masing dua saksi dari anggota Polantas Polrestabes Makassar yang bertugas pada saat kejadian dan dua orang warga yang berada di sekitar TKP.
Keterangan saksi tersebut sementara anggota masih mendalam. Termasuk pelaku yang terekam di CCTV. Di tempat terpisah, Kasat Reskrim Polestabes Makassar, Kompol Agus Khaerul, mengemukakan, saat ini pihak Polrestabes Makassar telah membentuk timsus pencarian pelaku penyerangan pos lalulintas di Jalan AP Pettarani-Jalan Urip Sumohardjo.
Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, Kompol Agus Khaerul, mengemukakan, tim khusus saat ini sudah bergerak dan jalan mencari informasi keberadan pelaku pelemparan pos polisi lalulintas dengan menggunakan bom molotov.
Dalam aksi teror terhadap pos polisi lalulintas juga pernah terjadi di bilangan Jalan Ratulangi, pada Senin, 5 Oktober 2020. Tembok luar bagunan pos lalulintas tersebut penuh dengan percikan cat warna merah.
Kompol Agus Khaerul mengatakan, selain pelaku melempar pos polisi lalulintas, pelaku juga menaruh selembar kertas bertuliskan dengan nada ancaman terhadap Polri. Pihak Polrestabes Makassar juga sudah mengindetifikasi sejumlah pelaku teror tersebut berjumlah lebih dari dua orang. Sebabagaimana hasil olah TKP sementara dikumpulkan untuk proses penyilidikan dan empat saksi di TKP sementara sudah dimintai keterangan. (jul)
Kapolrestabes: Empat Saksi Diperiksa
Lanjutan Pelemparan Pos Lalulintas Flyover
×

