DESAKAN untuk segera dituntaskannya kasus ini juga dilontarkan Direktur Lembaga Anti Korupsi Sulsel (Laksus), Anshar. Dia mendesak pihak kepolisian segera membongkar aktor di balik kasus dugaan korupsi penyimpangan Bansos Covid-19 di Dinas Sosial Kota Makassar.
”Kami mendesak dalam kasus ini, untuk membongkar aktor di balik kasus dugaan korupsi bansos 60000 paket sembako di kota Makassar. Polda harus konsisten dalam menangani kasus Bansos ini, dengan segera menetapkan siapa-siapa calon tersangkanya. Sehingga kasus ini tidak menjadi polemik dan menghilangkan rasa keadilan masyarakat. Terutama bagi masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19 beberapa waktu lalu. ” Saya berharap penyidik serius menangani kasus ini hingga tuntas,” tegas Anshar.
Menimpali hal tersebut, Direktur Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dir Ditreskrimsus) Polda Sulsel, Kombes Pol Widoni Fedri, mengatakan. pihaknya terus konsisten terhadap penanganan kasus tersebut.
”Kasus ini merupakan salah satu kasus yang menjadi atensi kami,” tandas Kombes Pol Widoni Fedri.
Widoni menuturkan, penyidik dalam kasus ini masih terus melakukan pemeriksaan, serta mengumpulkan bukti-bukti dalam penyidikan kasus ini. Juga menemukan siapa saja yang dapat dijadikan tersangka, berdasarkan minimal dua alat bukti yang cukup. (mat)
Widoni: Kasus ini Menjadi Atensi Kami
×

