MAKASSAR, BKM — Seleksi terbuka atau lelang jabatan yang dilaksanakan Pemkot Makassar sejak Jumat (5/2) pekan lalu sepi peminat. Karenanya, panitia seleksi (pansel) menggelar rapat pada hari Senin petang (8/2) untuk memutuskan apakah proses pendaftarn akan diperpanjang atau tidak. Sesuai agenda, batas waktu pendaftaran dan pengembalian formulir seharusnya sudah ditutup Senin (8/2).
“Kami mau menggelar rapat dulu apakah akan diperpanjang (pendaftaran) atau tidak, ” ungkap Sekretaris BKPSDM Sulsel Basri Rakhman. Ketika ditanya sudah berapa calon yang mendaftar, Basri pun enggan mengomentarinya.
Sementara itu, Penjabat Wali Kota Makassar Rudy Djamaluddin, mengatakan tidak menutup kemungkinan jadwal pendaftaran diperpanjang jika memang yang mendaftar masih sedikit. Menurutnya, wajar jika masih sedikit yang mengembalikan berkas. Karena pendaftaran dibuka hari Jumat, di mana besoknya Sabtu dan Minggu, ASN libur sehingga untuk mengurus dokumen mungkin agak terkendala.
“Iya, kita akan lihat, ini kan masih proses mengurus masih di tahap mengurus. Kan tayang hari Jumat, mau urus surat a,b,c. Mudah-mudahan hari Senin bisa lengkap semua, pemasukan dokumen bisa besok (hari ini), Selasa,” ungkap Rudy, kemarin.
Untuk keseluruhan tahapan proses seleksi terbuka, kata Rudy, Pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada tim seleksi (timsel). Dia sendiri mengaku tidak tahu prosesnya seperti apa. Kapasitasnya sebagai pj wali kota hanya sebatas menyampaikan rekomendasi dari Mendagri dan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) yang memberi ‘lampu hijau’ untuk lelang jabatan.
“Fungsi saya sebagai wali kota cuma menyampaikan bahwa sudah ada surat KASN. Salah satu perintah KASN adalah membentuk, menetapkan panitia pelelangan, udah itu aja. Udah itu bolanya sudah di sana (pansel). Siapa yang mendaftar, sudah berapa orang, itu mekanisme ada di tim pelelangan. Saya sendiri tidak tahu. Itu proses di sana semua,” ungkapnya.
Diapun melanjutkan, sesuai rekomendasi KASN, proses lelang jabatan ini harus dikoordinasikan dengan wali kota terpilih. Rudy mengakui, koordinasi itu sudah dilakukan sejak Jumat pekan lalu. Namun, wali kota terpilih Moh Ramdhan Pomanto (DP) tidak ada di kediamannya, Jalan Amirullah.
Upaya itupun kembali dilakukan Senin (8/2) kemarin. Namun, dua utusan Rudy masih gagal menemui DP. Danny disebutkan masih berada di Jakarta. Sedianya, orang yang diutus untuk menemui DP itu akan membicarakan kapan wali kota terpilih bisa bertemu langsung dengan pj wali kota untuk membicarakan proses lelang jabatan itu.
“Kita ingin sekali koordinasi. Tadi pagi (kemarin) saya kirim lagi tim ke sana untuk hadir, untuk bisa berkomunikasi, tetapi belum dikasih ruang untuk bertemu. Yah, kabarnya beliau sedang istirahat. Saya bilang gimana pak, artinya kalau beliau sudah menerima, yah saya kan bisa atur waktu untuk bisa ke sana,” kata dia.
Tokoh Koalisi Keumatan Makassar Ustaz Iqbal Djalil, yang juga anggota tim transisi DP-Fatma mengingatkan, demi kebaikan bersama, alangkah baiknya jika pj wali kota terlebih dahulu bersilaturahim dan berkomunikasi dengan Danny.
“Akan lebih bagus jika Rudy menemui langsung Danny. Dan, sebaiknya jangan diwakili agar kesannya lebih santun dan sesuai dengan budaya kita sebagai masyarakat Bugis-Makassar,” ujar lelaki yang akrab disapa Ustaz Ije dalam keterangannya, Selasa (8/2/).
Dia menegaskan, komunikasi yang baik antara Rudy Djamaluddin dan Danny Pomanto sangat diperlukan demi kepentingan membangun masa depan Kota Makassar. Ustaz Ije menyebut, Danny tentu ingin mendapatkan lebih banyak informasi seputar perkembangan kondisi Kota Makassar selama dalam kendali wali kota ad interim yang ditunjuk gubernur Sulsel.
Ketua Tim Pansel, Syamsu Alam mengatakan, persiapan untuk lelang jabatan telah berjalan sesuai rencana. “Jadwal sampai bagaimana materinya itu sudah siap semua,” ucapnya.
Syamsu juga percaya proses lelang jabatan bisa sesuai jadwal dan tepat waktu. Rentan waktu yang cukup mepet juga dinilainya masih ideal untuk memilih figur yang tepat mengisi jabatan definitif di organisasi perangkat daerah (OPD). (rhm)
Rudy-Danny Diminta Bertemu Langsung
×

