pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Tidak Ada IMB, Saya Dozerki

Danny akan Temui ASS Bahas Twin Tower

MAKASSAR, BKM — Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar melalui Dinas Penataan Ruang melayangkan surat untuk menghentikan segala aktifitas pembangunan twin tower di kawasan Centrepoint of Indonesia (CoI). Surat bernomor 48/85/Distaru/III/2021 yang dikeluarkan Rabu (3/3), ditandatangani Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Tata Ruang Kota Husni Mubarak.
Dalam surat disebutkan bahwa twin tower pembangunannya digagas oleh Gubernur Sulsel non aktif Nurdin Abdullah melanggar aturan. Selain dibangun di atas lahan yang peruntukannya sebagai ruang terbuka hijau (RTH), ternyata proyek tersebut tidak mengantongi izin mendirikan bangunan (IMB). Pemkot memberi peringatan agar segala aktifitas yang dilakukan di sana segera dihentikan paling lambat dua hari setelah surat tersebut dikeluarkan, yakni Jumat, 5 Maret besok.
Jika surat peringatan tersebut tidak diindahkan, maka Dinas Penataan Ruang (Distaru) akan mengambil tindakan dengan membongkar bangunan tanpa menuntut ganti rugi dari Pemkot Makassar.
Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mengemukakan, pihaknya sejak awal harus tegas dalam menjalankan aturan. Jangan karena proyek tersebut milik pemerintah, maka boleh seenaknya dibangun tanpa mengantongi izin. Apalagi, proyek mercusuar itu dibangun di atas lahan yang bukan peruntukannya.
“Masak kalau masyarakat kecil melanggar, membangun tidak mengantongi IMB mereka digusur. Sementara kalau proyek pemerintah tidak. Ini contoh yang jelek sekali, ” cetus Danny.
Dia melanjutkan, mendirikan bangunan di atas lahan yang peruntukannya RTH adalah pelanggaran yang masuk ranah pidana. Hal itu itu diatur oleh peraturan daerah (Perda).
“Katanya dia minta di pemerintah pusat. Tidak ada yang bisa membatalkan perda, biar surat pemerintah pusat. Perdanya itu bisa dibatalkan dengan perda itu sendiri,” tegasnya.
Dia mengaku dalam waktu dekat akan menghadap dan berkoordinasi dengan Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman (ASS) untuk membicarakan persoalan ini. “Ada yang bilang saya koordinasi dengan Perseroda. Tidak ada urusan dengan Perseroda. Urusan harus ada IMB di situ. Tidak ada, saya dozerki,” kuncinya.

Rekrutmen Dibatalkan

Langkah tegas juga diambil Danny terkait rekrutmen petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Makassar. Proses yang mulai dilaksanakan pekan lalu saat Rudy Djamaluddin menempati posisi sebagai penjabat wali kota, akhirnya dibatalkan.
Selain itu, Danny juga mengganti pelaksana tugas (plt) kepala Dinas Damkar yang sebelumnya dijabat Elo Dewata. Dia digeser menjadi kepala Bidang Operasional Dinas Damkar. Hasanuddin kemudian ditunjuk sebagai plt.
Selanjutnya, orang nomor satu Kota Makassar itupun menginstruksikan kepada Hasanuddin untuk mengeluarkan pengumuman jika proses rekrutmen tersebut dibatalkan. Dalam pengumuman yang dikeluarkan Selasa (2/3), pendaftaran calon pegawai pemerintah dengan perjanjian dibatalkan dengan alasan tidak ada persyaratan lanjutan.
Dikonfirmasi terkait persoalan ini, Wali Kota Moh Ramdhan Pomanto mengatakan, dia menginstruksikan agar proses tersebut dibatalkan karena tidak sesuai dengan aturan. Selain itu, ada indikasi pungli selama proses perekrutan. “Saya batalkan, karena itu tidak sesuai dengan aturan dan indikasi pungli. Ada jual formulir. Terus, orang sudah bertransaksi,” ungkapnya.
Dia menjelaskan secara detail jika ada oknum yang memanfaatkan kesempatan untuk menjual formulir pendaftaran kepada para pelamar. Ada juga indikasi terjadi transaksional untuk meluluskan peserta.
“Jadi ada jual formulir kemudian ada SMS. Ada bukti orang yang mau bayar hanya untuk diterima. Ada dua orang yang kasih lihat saya begitu,” bebernya.
Kendati rekrutmen saat ini ditutup, namun Danny berjanji kembali akan membuka pendaftaran. Prosesnya bukan secara langsung, melainkan lewat daring. “Tapi tenang saja, kita akan buka kembali pendaftaran betulnya. Jangan ada (pungli). Yang begitu pakai virtual kalau mendaftar,” tandas Danny.
Untuk memaksimalkan kerja-kerja, Damkar butuh tambahan 400-an petugas lagi. Idealnya, Dinas Damkar harus disupport 800-an petugas mengingat wilayah Makassar yang cukup luas. Sementara saat ini, petugas Damkar Kota Makassar baru sekitar 382 orang. (rhm)




×


Tidak Ada IMB, Saya Dozerki

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar