MAKASSAR, BKM — Utang Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Makassar yang masih tersisa sebesar Rp240 miliar ternyata telah diputihkan. Hal itu dilakukan setelah mendapat kebijakan dari pemerintah pusat yang meminta seluruh utang PDAM se-Indonesia sebesar Rp3,4 triliun diputihkan.
Pemutihan itu disampaikan Sekretaris Kota (Sekkot) Makassar Ibrahim Saleh. Menurut Ibe, sapaan akrabnya, pemutihan utang PDAM diketahui setelah mengikuti rapat Verifikasi Opsi Penyelesaian Piutang Negara terhadap PDAM yang digelar di Jakarta pada Rabu (17/2) lalu.
Untuk itu, di tahun ini, semua piutang negara terhadap PDAM se-Indonesia dihapuskan. Hal tersebut dilakukan untuk menggenjot percepatan pemenuhan sambungan rumah air bersih di seluruh Indonesia yang ditargetkan 10 juta sambungan.
“Ini dilakukan tidak sesederhana apa yang dibayangkan. Karena rupanya dari semua PDAM itu terselip utang yang cukup lama dan banyak. Sehingga keluar kebijakan pemerintah untuk menghapuskan semua utang dengan sistem hibah,” kata Ibe.
Rencana administrasi selanjutnya, tambah Ibe, utang PDAM di Kementerian Pekerjaan Umum bersama Kementerian Keuangan akan dihibahkan ke Pemerintah Kota Makassar untuk diproses administrasi.
“Itu kan asetnya pemerintah pusat, dan utang itu aset. Untuk menghapuskan aset tidak sesederhana apa yang kita bayangkan. Karena itu sudah menjadi aset negara, maka piutang dihibahkan ke pemerintah kabupaten/kota masing-masing. Sementara pemeritah kota juga akan memberikan modal penyertaan kepada PDAM sebesar utang yang PDAM punya, setelah mendapatkan secara resmi administrasinya,” jelas Ibe.
Hal itu nantinya, tambah Ibe, akan menjadi aset pemkot di PDAM dan akan memberikan modal penyertaan.
“Jadi otomasi utang PDAM sudah lunas, menjadi aset Pemkot Makassar ataukah modal penyertaan daerah. Sehingga aset yang tercatat di RI berubah menjadi aset penyertaan daerah kabupaten/kota. Diharapkan dengan adanya kebijakan seperti ini, target pemerintah pusat, yakni pemasangan sambungan air bersih ke rumah warga bisa rampung 100 persen di tahun 2019,” tandasnya. (arf/war/c)
Rp240 Miliar Utang PDAM Diputihkan
×

