pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Stadion Barombong Berpotensi Dilanjutkan

Danny Usul Dibuat 10 Lapangan Sepak Bola Mini di Mattoanging

MAKASSAR, BKM — Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman (ASS), menegaskan seluruh proyek pembangunan di daerah ini tetap akan dilanjutkan. Termasuk ia mengisyaratkan keinginannya untuk melanjutkan pembangunan Stadion Barombong.
Proyek stadion ini sempat dihentikan pada masa pemerintahan Gubernur Sulsel non aktif Nurdin Abdullah lantaran status lahan yang jadi lokasi pembangunannya belum jelas. Namun, untuk saat ini ASS mengatakan semuanya berpotensi dilanjutkan. Hanya saja, pihaknya masih harus melihat ketersediaan anggaran yang ada.
“Semua berpotensi dilanjutkan. Tinggal melihat lagi bagaimana anggaran kita punya dan yang mana akan kita kerjakan,” ungkap Andi Sudirman, Senin (8/3).
Soal waktu pelaksanaan, ia meminta untuk menunggu karena hal itu akan dilakukan secara pelan-pelan. “Tunggu saja. Kita pelan-pelan,” tambahnya.
Diketahui, untuk pembangunan Stadion Barombong hingga seperti saat ini telah menghabiskan anggaran sekitar Rp240 miliar. Sementara konstruksi fisiknya sudah memasuki tahap penyelesaian.
Sebelumnya, Andi Sudirman mengatakan dirinya akan melakukan evaluasi terhadap seluruh program-program strategis yang telah dicanangkan Nurdin Abdullah. Ia menyebutkan proyek-proyek strategis yang akan dilanjutkan pengerjaannya adalah yang betul-betul mendukung dalam upaya pemulihan ekonomi.
“Terkait proyek, kita akan melihat kembali yang mana program strategis dan betul-betul prioritas penanganan dalam mendukung kita untuk pemulihan ekonomi,” ungkap Andi Sudirman.
Diakui Andi Sudirman, saat ini banyak pengusaha terdampak pandemi covid-19. Termasuk pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Hal ini juga mengakibatkan kontraksi ekonomi Sulsel.
“Banyak pengusaha kita terdampak. UMKM bermasalah. Kemudian sektor ekonomi kita terkontraksi. Karena itu kita akan mengklasifikasikan skala prioritas. Sekarang kita belum bisa pastikan. Tapi kita melihat kacamata data dan analisis,” tandasnya.

Sulit Dilanjutkan

Kelanjutan pembangunan Stadion Mattoanging semakin menemui jalan buntu. Pemkot Makassar bersikukuh tidak akan mengeluarkan izin mendirikan bangunan (IMB) jika Pemprov Sulsel tetap bersikeras melanjutkan pembangunan. Selain itu, pemkot juga mengkaji ulang izin analisis mengenai dampak lalu lintas (Amdal Lalin).
Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto, di sejumlah kesempatan yang menjawab pertanyaan wartawan, menekankan jika pembangunan Stadion Mattoanging sebagai kawasan olah raga terpadu di lokasi tersebut, tidak sesuai peruntukannya.
Dia pun mengaku sudah bertemu pemprov dan berbicara langsung dengan Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman terkait persoalan tersebut. Kedua belah pihak sepakat untuk mencari jalan keluar terbaik yang tidak merugikan dan juga tidak melanggar regulasi yang ada.
“Sudah kemarin saya bicara. Tenang, ada jalan keluarnya semua. Tapi kalau pelanggaran, saya bilang pelanggaran. Kalau baik, saya bilang baik. Lego-lego bagus, tapi stadion ini, ide bagus, stadion bagus, tapi tempat ini yang salah. Ituji. Saya tidak pernah melarang inisiasinya orang,” ungkap Danny saat ditemui di Hotel Four Point Sheraton, Makassar, Senin (8/3).
Untuk melanjutkan pembangunan stadion, kata Danny, agak susah diwujudkan. Kecuali jika Peraturan Daerah Rencana Tata Ruang dan Wilayah (Perda RTRW) diubah.
Diapun mengusulkan ke pemprov jika lahan eks Stadion Mattoanging dibuat Ruang Terbuka Hijau (RTH). Kemudian diisi 10 lapangan sepak bola mini yang bisa digunakan anak-anak bermain dan berlatih sepak bola.
“Kita usulkan dibikin RTH saja. Semua legenda-legenda sepak bola, patungnya (dipasang). Jadi kita bikin RTH Ramang khusus sepak bola. Selesai persoalan. Ini ide saya, ” ungkap Danny.
Ia mengatakan kalau tetap mau buat stadion, Pemkot Makassar menawarkan lahan di Kelurahan Untia. Pemprov Sulsel juga sudah punya Barombong.
Pemkot Makassar punya luas lahan 18 hektare di Untia. Ruas jalan pun luas. Sementara Pemprov Sulsel hanya butuh enam hektare untuk bangun stadion.

Harus Tetap Jalan

Polemik seputar kebijakan yang dikeluarkan Pemerintah Kota Makassar terhadap sejumlah pembangunan mendapat perhatian anggota dewan. Mereka menilai, keputusan yang diambil pemkot seharusnya melalui pengkajian terlebih dahulu demi kepentingan masyarakat banyak.
Sekretaris Komisi C DPRD Makassar Fasruddin Rusli, mengatakan ada beberapa hal yang perlu menjadi pertimbangan pemkot sebelum memilih menghentikan sejumlah proyek pembangunan di Makassar. Ia berharap ke depan pembangunan proyek tersebut tetap berjalan. Kalaupun harus dihentikan, sebaiknya tidak menuai persoalan di masa mendatang.
”Makanyaharus dikaji oleh profesional terlebih dahulu. Jangan sampai anggaran sudah banyak dikeluarkan untuk proyek pembangunan tersebut, lantas mangkrak lagi karena disetop. Sudah terlalu banyak pembangunan kita yang mangkrak. Contohnya puskesmas, kantor lurah, rumah sakit. Jangan sampai stadion dan lainnya juga begitu,” terang Fasruddin di gedung DPRD Makassar, Senin (8/3).
Legislator Fraksi PPP Makassar ini melanjutkan, pemerintah harus mencari solusi yang yang lebih baik, alih-alih menghentikan pembangunan. “Ada banyak pertimbangan. Belum lagi pembangunan itu yang dihharapkan segera rampung oleh masyarakat,” ujarnya.
Hal senada disampaikan anggota Komisi C DPRD Makassar Andi Pahlevi. Menurutnya, proyek mangkrak di Makassar sudah banyak. Hal itu dikarenakan pemkot mengeluarkan kebijakan ketimbang memberikan solusi untuk proyek pembangunan tersebut.
“Kita semua sudah lihat dan ada bukti bahwa begitu banyak proyek pembangunan kita berhenti di tengah jalan dan sampai sekarang tidak ada kejelasan. Terkait Stadion Mattoanging, ada baiknya pemkot duduk bersama dengan pemprov yang dalam hal ini akan membangun stadion. Tujuannya untuk mencari solusi terbaik,” jelasnya.
Pahlevi menyebut, masyarakat sudah cukup lama mendambakan kehadiran stadionnya sendiri. Apalagi setelah dirubuhkannya stadion peninggalan PON di Sulsel tersebut, tak ada lagi lapangan yang nantinya akan digunakan PSM Makassar untuk bertanding. Sehingga persepakbolaan Makassar ke depannya akan suram.
“Saya memandang kalau Stadion Mattoanging ini tidak bisa berjalan, lantas Stadion Barombong juga terkendala, kasihan masyarakat Sulsel, khususnya Makassar. Mereka tidak bisa lagi melihat tim kesayangannya bermain di kandang sendiri,” tuturnya. (nug-ita)




×


Stadion Barombong Berpotensi Dilanjutkan

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar