MAROS, BKM — Sekitar 4000 orang tenaga pengajar atau guru di Kabupaten Maros, Provinsi Sulawesi Selatan, akan diberi vaksinasi Covid-19. Pelaksanaan vaksin ini sebelum dimulainya sekolah tatap muka.
Hal itu disampaikan langsung Kepala Dinas Pendidikan Maros, Muh Takdir, saat ditemui di ruang kerjanya, akhir pekan lalu. Ia menyebutkan, sebelum proses belajar mengajar dibuka, seluruh tenaga pendidik wajib divaksinasi terlebih dahulu.
”Saya sudah melakukan koordinasi dengan dinas kesehatan. Saya sudah buat usulan itu. Sekitar 4.000 orang guru saya usulkan untuk divaksinasi, baik itu guru negeri dan swasta termasuk tenaga kependidikan bukan guru, seperti petugas perpustakaan, tata usaha dan petugas kebersihan sekolah,” terang Kepala Dinas Pendidikan Maros, Muh Takdir.
Lebih lanjut Kadis Diknas Maros menyampaikan, dirinya tidak akan memulai proses belajar mengajar sekolah secara tatap muka sebelum seluruh tenaga pengajar ini divaksinasi.
”Saya tidak akan memulai sekolah tatap muka sebelum seluruh tenaga pengajar ini divaksin. Mudah-mudahan dalam waktu dekat seiring berjalannya waktu sebelum bulan Juli itu sudah bisa selesai vaksinasi tenaga pengajar,” ungkapnya.
Diketahui sesuai rencana sekolah tatap muka di Kabupaten Maros akan dilakukan secara bertahap pada bulan Juli mendatang. Ini sesuai edaran Kemendikbud melalui Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel.
”Kita di Kabupaten Maros menyikapi dengan surat edaran Dinas Pendidikan bahwa kita menunggu soal kondisi hijau dulu di Maros ini. Kita sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan tim Gugus Covid kabupaten. Mereka menyarakankan proses belajar mengajar tatap muka bisa dijalankan secara bertahap, namun diutamakan bagi sekolah yang berlokasi di wilayah terpencil dan tentunya masuk dalam kategori zona hijau dari peredaran Covid-19,” tutup Kadis Diknas Maros. (ari/c)
Takdir: Saya tidak akan Memulai Sekolah Tatap Muka
4.000 Guru di Maros Segera Divaksin
×

