MAKASSAR, BKM — Presiden RI Joko Widodo akan melakukan lawatan ke Sulsel pekan ini. Rencananya, orang nomor satu Indonesia itu akan berkunjung pada Kamis (18/3). Agenda utama yang akan dilakukan di daerah ini adalah meninjau kegiatan yang digagas Pemkot Makassar, yakni festival vaksinasi.
Wali Kota Makassar Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto mengatakan sejumlah persiapan sudah dilakukan. Termasuk berkoordinasi dengan TNI/Polri. Selain itu, pihaknya juga mulai mempersiapkan lokasi yang akan digunakan sebagai tempat penyelenggaraan puncak kegiatan.
Danny berkata, rencananya akan menggunakan Hotel Dalton yang berlokasi di Jalan Perintis Kemerdekaan. Sebanyak 1.000 orang akan divaksin covid-19 di sana. “Kami rencana menggunakan Hotel Dalton. Karena kalau area terbuka, kondisinya tidak memungkinkan,” jelas Danny.
Karena ada 1.000 orang yang akan divaksin di sana, kata Danny, pihaknya sudah memikirkan dan mengatur agar pelaksanaannya sesuai dengan protokol kesehatan. “Kita akan siapkan tempat duduk dengan jarak 1,5 meter dengan yang lainnya. Jadi warga yang akan divaksin tetap duduk. Nanti nomor dan namanya dipanggil, baru menuju ke tempat yang disiapkan untuk divaksin, ” ungkapnya.
Sebelumnya, Danny sudah memimpin apel siaga ribuan tenaga kesehatan di Lapangan Karebosi Makassar. Ia mengajak dokter, perawat, dan tenaga kesehatan lainnya ikut mengawal Festival Smart Vaksinasi Makassar. Rencananya akan mulai digelar 16 Maret 2021.
Apel siaga dihadiri petugas kesehatan dari 47 Puskesmas di Kota Makassar. Danny Pomanto berharap Puskesmas ikut membantu mensukseskan Makassar Recover. Program penanganan Covid-19 Danny Pomanto-Fatmawati Rusdi.
Selain meninjau Festival Vaksinasi, rencananya, Jokowi juga akan meresmikan jalan tol layang AP Petta Rani. Direktur Utama PT Makassar Metro Network, Anwar Toha menjelaskan, untuk persiapan peresmian, pihaknya masih melakukan koordinasi dengan event organizer (EO) yang ditunjuk Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
“Terkait teknis dan detailnya, kami baru akan melakukan zoom dengan EO nanti malam (tadi malam),” ungkap Anwar, saat dihubungi Minggu (14/3).
Namun, dia memberi gambaran, jika melihat agenda presiden, bila memungkinkan peresmian tol layang akan dilakukan setelah mengunjungi Bendungan Nipa-nipa. “Berarti, Bapak Presiden akan lewat di daerah Rappocini. Berarti peresmiannya akan dilakukan di sekitar jalan naik di dekat Rappocini,” kata Anwar.
Dia melanjutkan, setelah diresmikan, kemungkinan besar, tol layang AP Petta Rani sudah bisa digunakan. Namun untuk tahap awal, baru sosialisasi dan uji coba. Untuk penggunaan tol layang secara komersil, kata Anwar, pihaknya hingga saat ini masih menunggu SK penyesuaian tarif dari Kementerian Perhubungan.
“Setelah ada SK diterima, kita lakukan sosialisasi dulu, nanti dilihat lagi kebijakan itu. Setelah diresmikan tentu sangat memungkinkan untuk digunakan tapi belum komersil. Misalnya 18 Maret peresmian, kalau ada kebijakan, komersil pada 1 April, maka sosialisasi dan uji coba setelah peresmian hingga 31 Maret, ” jelasnya.
Lebih jauh dikemukakan, pengerjaan tol layang sudah rampung 100 persen. Tinggal finishing di bagian bawah tol. Terkait pengerjaan dan pengecatan marka jalan, pembuatan jalur sepeda dan pejalan kaki, serta pemulihan kondisi terhadap galian kabel PDAM di sekitar Jalan Petta Rani ke arah Alauddin.
Hanya 12 Jam
Sekretaris Provinsi Sulsel Abdul Hayat Gani mengatakan, kunjungan presiden tergolong singkat, yakni hanya 12 jam. Untuk itu, pihaknya akan segera menyiapkan segala sesuatunya demi menyukseskan kunjungan tersebut. Termasuk, mempersiapkan protokol kesehatan di Puskesmas yang menjadi titik kunjungan presiden.
“Tentu kita semua harus bersama-sama menyukseskan kunjungan presiden yang sangat terbatas ini. Di Puskesmas kita siapkan dengan rapi, khusunya terkait protokol kesehatan. Mungkin paling maksimal 50 orang yang simbolis divaksin,” kata Abdul Hayat.
Selain memantau program vaksinasi, presiden juga dijadwalkan meninjau kolam regulasi Nipa-nipa yang dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Kolam ini sendiri berada di wilayah Kabupaten Gowa, Maros, dan Kota Makassar
Pihak pemprov, dikatakan Hayat, juga berkoordinasi dengan Pemkot Makassar terkait persiapan vaksinasi di puskesmas ini. Terutama mengenai bagaimana menata secara protokol keprisedenan di lokasi tersebut. Sehingga ini bisa berjalan efisien.
Sebelumnya, Sekprov Abdul Hayat Gani mengusulkan kepada Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, agar Presiden Jokowi bisa meresmikan penggunaan Jalan Tol AP Petta Rani saat melakukan kunjungan kerjanya ke Sulsel. Apalagi, peresmian jalan tol layang tersebut sempat tertunda sebelumnya.
Ia mengungkapkan, usulan tersebut bukan tanpa alasan. Jalan tol layang tersebut sudah lama selesai, dan di Jalan AP Petta Rani bagian bawah sudah terjadi kemacetan akibat mobilitas yang tinggi. Jika tol layang dioperasikan, tentu bisa mengurai kemacetan yang terjadi selama ini. “Kami harap bisa diagendakan, tanpa mengambil waktu yang lama,” tuturnya. (rhm-nug)

