pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Giliran Imam dan Marbot Masjid Divaksin

GOWA, BKM — Sebanyak 215 dari 800-an imam dan marbot masjid se-Kabupaten Gowa mulai divaksin di Baruga Krg Galesong, kantor Pemkab Gowa, Senin (22/3).

Dalam kesempatam tatap muka dengan para imam dan marbot masjid, Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan mengatakan, perlunya para imam dan marbot divaksin.
Karena kedua penghuni masjid ini paling rentan bertemu para jamaah yang setiap hari berganti. ”Sebentar lagi kita menyambut Ramadan. Dimana, kita semua lebih banyak di masjid. Maka tentu imam dan marbot akan rutin berada di masjid juga. Imam-imam dan marbot tidak pernah berganti. Tapi setiap hari jamaahnya berganti. Sehingga imam dan marbot tentu akan rentan terkena Covid. Karenanya, saya menginstruksikan agar semua imam dan marbot divaksin,” kata Adnan.

Namun demikian, Adnan tetap mengingatkan para imam dan marbot untuk tidak abai setelah menjalani vaksin.
”Meski kita telah vaksin, itu tidak menjamin kita kebal. Sebab dalam vaksin pertama selama 14 hari itu masih dalam proses merangsang antibodi keluar. Dan antibodi baru terbentuk pada 20 sampai 28 hari setelah vaksin kedua. Makanya, harus tetap disiplin prokes, pakai masker, cuci tangan, jaga jarak dan tidak berkerumun,” imbau bupati.

Lantas kenapa mesti divaksin? Adnan menjelaskan bahwa setelah vaksin memang tidak menjamin tubuh kebal virus. Tetap rentan kena virus. Hanya saja, orang yang sudah divaksin jika terkena Covid maka gejala dan efeknya lebih ringan dibanding mereka yang sama sekali tidak divaksin.

Setelah para imam dan marbot, vaksin akan dilakukan kepada para guru dengan harapan setelah semua guru divaksin, maka mungkin bisa melakukan pembelajaran tatap muka. Adnan berharap tidak ada satupun imam dan marbot terkecualikan divaksin (kecuali yang sakit).

Terpisah Kadis Sosial Gowa, Syamsuddin Bidol didampingi Kasi pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kemenag Kabupaten Gowa, Jamaris Khalik, menjelaskan, hari pertama pencanangan vaksin untuk imam dan marbot ini dijatahkan sebanyak 215 orang terdiri dari imam kecamatan, imam desa kelurahan, imam lingkungan dusun, marbot dan para pengurus masjid termasuk 41 pimpinan pondok pesantren dan rumah tahfidz.

(sar)



×


Giliran Imam dan Marbot Masjid Divaksin

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar