MAKASSAR, BKM–Banyaknya median jalan yang digunakan sejumlah toko di Makassar sebagai tempat parkir menjadi salah satu penyebab kemacetan.
Olehnya itu, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Makassar turun melakukan pengecekan ketidaksinkronan bangunan gedung dengan perencanaan.
Menurut Ketua Komisi C Bidang Pembangunan DPRD Makassar, Abdi Asmara, kesembrautan penataan kota kini mulai terlihat. Alhasil beberapa laporan warga mengeluhkan soal kepadatan lalu lintas di median jalan yang disebabkan beberapa usaha dan toko menjadikan bahu jalan sebagai lahan parkir.
“Kita melakukan tindakan atas banyaknya laporan yang masuk soal kemacetan yang sering terjadi belakangan ini. Hal ini disebabkan beberapa toko dan supermarket yang sering menimbulkan macet karena tidak punya lahan parkir,” ungkapnya, Minggu (4/4).
Lanjut Legislator Fraksi Demokrat Makassar ini, pihaknya melakukan inpeksi mendadak ke salah satu supermarket Grand Toserba. Keberadaan toko tersebut diduga menjadi biang kemacetan di Jalan protokol Metro Tanjung Bunga.”Karena banyak masukan ke toko itu makanya kami datang dalam rangka mengedukasi berdasarkan keluhan masyarakat,”ucapnya.
“Bukan mau menghalangi, kami berharap pemkot ini untuk menertibkan bangunan gedung atau lahan parkir yang sedikit tidak sesuai dengan perencanaan, dan itu perlu dilist,” tambahnya.
Sementara itu, anggota Komisi C DPRD Makassar, Andi Suharmika menambahkan, untuk menindaklanjuti sidak yang dilakukan dewan sengaja mengikutsertakan Kepala Bidang Dinas Tata Ruang dan Bangunan Kota Makassar, Karyadi Karsa dan Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Makassar, Syafran untuk menindaki pengusaha yang melanggar.
“Kami menemukan fakta di lapangan adanya perubahan yang semula direncanakan sebagai lahan parkir kini menjadi tempat barang, kan tidak sesuai. Makanya kami minta ada peneguran,” jelasnya. (ita)
Dewan Tegur Usaha Gunakan Median Jalan
×

