MAKASSAR, BKM–Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bersama Swiss-Belhotel Makassar memutus kerjasama, terhitung Minggu (29/3). Dengan ini, Swiss-Belhotel tidak lagi menerima pasien covid tanpa gejala.
Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, Ichsan Mustari. Ia mengatakan, pihaknya memang sudah tidak bekerjasama lagi dengan hotel Swiss-Belhotel dengan alasan jumlah pasien berkurang. Sehingga perawatan difokuskan pada satu hotel, yakni Grand Imawan.
“Pasien yang ada di sana kami pindahkan ke hotel lain untuk perawatan. Jadi bukan diberhentikan. Tetapi kita pindahkan mereka. Apalagi kasus memang terus berkurang, tak lagi seperti dulu,” sebut Ichsan Mustari.
Penghentian penerimaan pasien isolasi tersebut juga diakui oleh General Manager Swiss Belhotel Makassar, Wawan Setiawan. Menurutnya sejak Februari lalu, Pemprov Sulsel sudah tidak melakukan pembayaran, karena itu pihaknya memilih memutuskan kerjasama.
“Sekarang sudah tidak ada lagi pasien covid, jadi kami sudah menerima tamu secara umum,” sebutnya.
Isu penunggakan pembayaran tersebut dibantah oleh Kepala BPBD Sulsel, Ni’mal Lahamang. Ia mengklaim telah melunasi pembayaran sejak pemakaian pertama hingga pembayaran di Februari lalu.
“Sudah dibayar tagihannya sampai Februari, kalau Maret masih dalam proses, karena panjang ada review-nya, dan lain-lain,” sebut Ni’mal bebrapa waktu lalu.
Pengakuan Nimal Lahamang, pihak Swisbell meminta ada perjanjian dari Pemprov Sulsel untuk menjamin pembayaran pemakaian hotel tersebut.
Hanya saja, Ni’mal mengaku tidak memenuhi permintaan tersebut dengan alasan mengacu pada pola pembayaran tahun sebelumnya. Pihaknya juga tidak bisa membayar secara langsung karena tidak punya kuasa untuk urusan keuangan.
“Ia berharap ada semacam perjanjian dari kami menjamin pembayaran, saya bilang tidak boleh begitu, karena tahun lalu tidak begitu,” bebernya.”Intinya dia mau menerima kalau ada jaminan,” tegas Ni’mal.(nug)
Swiss-Bel tak Lagi Terima Pasien Covid
×

