MAKASSAR, BKM– Pemerintah Kota Makassar tengah mempersiapkan rencana sekolah tatap muka untuk tingkat SD dan SMP.
Kepala Bidang Pendidikan Dinas Pendidikan (Disdik) Makassar, Ahmad Hidayat mengatakan, tahap uji coba atau simulasi baru bisa dilaksanakan pada Juli mendatang.
“Kami baru mempersiapkan teknis belajar tatap muka seperti apa. Termasuk bagaimana mengatur protokol kesehatan, ” ungkap Ahmad.
Dia mengatakan, Disdik Makassar saat ini tengah membahas persiapan sekolah tatap muka bersama dinas pendidikan untuk tingkat SMP seluruh Indonesia di Bali.
“Kita start pada Juli di tahun ajaran baru, untuk tahapan-tahapan mengikuti aturan protokol kesehatan pada umumnya,” ujarnya, kemarin.
Ahmad mengungkapkan, proses sekolah tatap muka yang dibuka pada Juli karena juga pertimbangan menunggu SMA mematangkan persiapan.
Memang sudah dilaksanakan fase uji coba dari tingkatan SMA.
“Karena SMA juga masih baru dimulai itu pun baru tahap uji coba. Sejauh mana efektifitasnya dan evaluasinya. Itu butuh waktu. Makanya kemudian disusul SMP pada Juli. Kemudian SD,” kata dia.
Meski begitu, sekolah sudah mesti bersiap untuk melakukan tahapan pra persiapan tatap muka. Salah satu yang jadi penekanan, kata Ahmad, masukan dan suara orang tua sangat penting untuk dijadikan rujukan.

“Sekolah harus menampung aspirasi dari orang tua termasuk apakah mau tatap muka atau sebaliknya. Aspirasi resmi mereka ditampung lewat komite sekolah, lalu pihak sekolah meneruskan ke disdik termasuk persiapan dari sekolah itu sendiri,” katanya.
Kalau sudah siap terutama sudah ada keinginan dari para orang tua, lanjut Ahmad, lalu tim dari disdik dan Dinas Kesehatan Makassar (Dinkes) Makassar turun ke sekolah yang telah menyatakan kesiapannya.
“Tim akan turun ke lapangan untuk memastikan kesiapannya. Yakni tempat cuci tangan di tiap-tiap depan kelas. Kebersihan dan kelas telah disinfektan,” ucapnya.
Kalau sudah lolos dan bisa melaksanakan tatap muka, maka bisa gelar uji coba Juli. “Nanti di sekolah ada tim internal tiap sekolah untuk mengawasi dan memastikan protokol kesehatan bisa jalan. Mereka harus memastikan standar operasional prosedur (SOP) tatap muka terbatas berjalan sesuai rencana,” katanya.
Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto berharap pihak disdik mampu mematangkan proses tatap muka dengan perencaan yang baik.
“Pastikan semua tenaga pengajar maupun petugas sekolah itu sudah divaksin. Anak-anak juga tidak bisa dipaksa karena itu butuh suara dari orang tua juga,” ucapnya.
Meski saat ini baru SMA yang gelar uji coba, bukan berarti pihaknya bersantai untuk melakukan persiapan.
“Kita minta dari disdik untuk terus bergerak terutama berkoordinasi dengan kementerian atau pusat,” ucap Danny. (rhm)

