pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Iksan Warning Kontraktor Jangan Curang

JENEPONTO, BKM — Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar mewarning para rekanan untuk tidak curang pada setiap pengerjaan proyek yang bersumber dari APBD tahun 2016.
Warning disampaikan Iksan saat memimpin rapat koordinasi Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk Dinas Pekerjaan Umum Daerah (PUD) Jeneponto yang turut dihadiri, Wakil Bupati, Mulyadi Mustamu, Ketua DPRD, Muh Kasmin dan 16 legislator Jeneponto, Kadis PUD, Abd Malik para kontraktor se Kabupaten Jeneponto di ruang rapat kantor Dinas PUD Jeneponto, Kamis (25/2).
“Saya minta kontraktor agar tepat menjaga kualitas volume pekerjaan, karena sudah disiapkan keuntungan ata proyek yang anda kerjakan. Jangan lagi curang atau mencuri-curi volume yang bisa mengakibatkan kualitas proyek jauh di bawah standar,” tegas Iksan.
Iksan juga menegaskan, selama kepemimpinannya tak mau mendengar ada pelaksanaan proyek yang tersangkut masalah hukum. Iksan berpesan kepada Kadis dan seluruh Kabid DPU agar mengedapankan aspek kebutuhan tanpa melihat indikator kepentingan kelompok tertentu.
“Harus selektif jangan karena rekanan itu orangnya bupati, wabup atau anggota dewan harus diprioritaskan. Namun dilihat apakah betul-betul sesuai kebutuhan masyarakat,” kata Iksan.
Iksan menambahkan, salah satu proyek utama yang dilakukan Pemkab Jeneponto, yakni penyediaan air untuk persawahaan. Iksan meminta, agar proyek embung dijalankan dengan baik, agar dapat difungsikan seluas-luasnya kepada masyarakat.
Di tempat yang sama, Ketua DPRD Jenepoto, Muh Kasmin mengaku selama ini menyamakan presepsi dengan pihak eksekutif guna menampik isu perseteruan antara legislatif dan eksekutif.
“Saya sama pak bupati termasuk unusur legislatif sejalan dan satu presepsi untuk membangun daerah kita. Sipa dulu dong ketuanya,” ujar Kasmin dengan nada canda.
Kasim menambahkan, pihak dalam proses penetapan APBD tahun 2016 telah menyetujui usulan anggaran Dinas PUD senilai Rp300 miliar.
“Tidak salah kalau Dinas PUD tertinggi dalam penyerapan APBD kita. Kita ingin program dan kegitan bisa membawa dampak nyata bagi masyarakat, meningkatkan IPM serta keluar dari status DT,” pungkasnya. (krk-ril/c)



×


Iksan Warning Kontraktor Jangan Curang

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar