MAKALE, BKM–Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi selatan John Rende Mangontan (JRM) mengutuk keras pelaku pembantaian di Desa Kalimago, Kecamatan Lore UtaraKabuaten Poso Sulawesi tengah.
JRM yang juga politisi Partai Golkar Sulsel ini prihatin dengan empat korban masing-masing Marten Solo, Nenek Uban, Paulus Papa, dan Lukas Lesek.
Pelaku diduga dari kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT).
Untuk itu, JRM yang juga Ketua Bapera Sulsel ini mendesak Tim Satgas Mandago Raya agar bertindak tegas terhadap pembantaian warga Toraja disertai perampasan barang ketika sedang mencari nafkah diladangnya.
JRM menilai jika aksi itu sangat sadis sehingga membuat warga setempat panik dan ketakutan. Meski begitu warga Toraja di Sulteng diharap tenang, biarkan kasus memilukan ini ditangani petugas.
Selaku anggota DPRD Provinsi Sulsel JRM menyampaikan rasa duka yang mendalam kepada para keluarga korban dan mengecam keras aksi terorisme MIT tersebut.
“Saya mengutuk keras prilaku teroris di Poso secara sadis, saya mengharapkan pihak aparat segera mengusut tuntas pelaku setimpal perbuatannya. Mereka anak bangsa korban pembantaian teroris. Para korban juga rakyat kecil yang tidak bersalah, sedang mengais sesuap nasi,”jelas JRM.
Sebelumnya ketua BPS Gereja Toraja Pdt. Musa Salusu, memohon kepada Presiden Republik Indonesia menuntaskan pemberantasan teroris di Indonesia, karena telah banyak memakan korban jiwa.
“Kami mengimbau kepada seluruh warga Gereja Toraja mendoakan keluarga korban dan para aparat keamanan, dan tidak terprovokasi tindakan teroris di Poso meskipun korbannya warga Toraja,” pungkas Pdt Musa Salusu (gus/rif/c).
JRM Minta Tim Satgas Mandago Raya Bertindak Tegas
×

