MAKASSAR, BKM — Tim Inafis Polrestabes Makassar dan tim Forensik Dokpol Polda Sulsel, mendalami penyebab kematian perempuan lansia berinisial HB. Kematian warga Jalan Mongisidi IV, Kelurahan Ballaparang, Kecamatan Rappocini tersebut, sempat menggegerkan warga setempat.
Hal itu dikemukakan Kapolsek Rappocini, Kompol S Syamsuddin didampingi Kanit Reskrim, Iptu Nurman Matasa. Perwira satu bunga melati di pundaknya ini menjelaskan, pihaknya saat menerima informasi adanya mayat perempuan ditemukan di kediamannya di Jalan Mongisidi Baru Blok AB 8 Nomor 4 dengan cepat ke lokasi kejadian.
”Setiba kami di lokasi, kami lebih dulu melakukan sterilisasai, kemudian berkoordinasi dengan tim Forensik dan Inafis. Setelah mereka tiba, selanjutnya kami mengumpulkan keterangan saksi-saksi,” terang Kapolsek.
Dikatakan, dalam hasil penyelidikan sementara diketahui jika korban HB diduga telah meninggal sejak enam hari lalu.
”Diduga korban meninggal sejak enam hari lalu. Kemudian informasinya diketahui pada hari Sabtu 15 Mei 2021,” jelas Kapolsek lagi, Rabu (19/5).
Menurut informasi yang diterimanya, korban ditemukan jadi mayat saat tiga orang kerabatnya berinisiatif mendatangi rumah korban. Karena beberapa hari terakhir mereka tidak mendapat kabar dari korban.
”Jadi tiga orang saudaranya ini setelah beberapa hari korban tak ada kabar, mereka berinisiatif mendatangi rumah korban. Dan kerabatnya ini mengungkapkan, terakhir dirinya berkomunikasi dengan korban pada hari Selasa tanggal 11 Mei 2021. Ketika itu korban minta dibelikan makanan,” ungkap Kapolsek menirukan keterangan saksi.
Kapolsek melanjutkan, para kerabat korban lalu mendatangi rumah korban. Saat itu, rumah korban dalam keadaan terkunci.
”Mereka terkejut disaat menghirup bau menyengat. Sehingga di antara mereka saksi ini yang memegang kunci cadangan kemudian membuka pintu. Alangkah kagetnya mereka mendapati korban dalam kondisi terbujur kaku tanpa mengenakan busana. Para saksi lalu menyampaikan kepada RT setempat,” jelas Kapolsek menirukan keterangan saksi lagi.
Diketahui, sambungnya, jika korban memiliki riwayat penyakit stroke ringan. Korban juga adalah pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN).
”Meski begitu, kami tetap mendalami penyebab kematian korban agar diketahui pasti penyebabnya,” pungkas Kapolsek. (ish/b)

