pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Mengatasi Persoalan tak Harus Dengan Kekerasan

MAKASSAR, BKM–Lembaga Serum Institute menggelar dialog kebangsaan mengangkat tema ‘Mengokohkan semangat persatuan ummat dalam bingkai NKRI menuju Islam Rahmatan Lilalamin” di RM Torani, Rabu (26/5).
Akademisi Unismuh Makassar Dr Abdi mengulas soal tugas negara dan pemerintah dalam menjaga persatuan ummat.
Menurut Abdi, belakangan ini, pemerintah cenderung mengekang bila ada suatu kelompok atau organisasi yang menyatakan berbeda sikap. “Itu sebenarnya tidak mencerminkan sebuah negara yang pancasilais,” ungkap Abdi.
Hal lain juga diutarakan Ketua FUIB Sulsel Muhtar Daeng Lau, dia menyebut lembaganya punya cita-cita agar mengatasi persoalan tidak dengan kekerasan, tetapi dengan diskusi.

“Jadi sebetulnya ada tiga yang bisa membantu menyelesaikan persoalan sosial negara. Pertama orang kaya, kedua pekerja-pekerja sosial tanpa pamrih, ketiga alim ulama atau tokoh agama,” jelas dia.
Dijelaskan bila kalau orang kaya mau menyumbangkan hartanya untuk saudara-saudara kita yang kurang mampu, setidaknya mengurangi beban negara. Dan kalau banyak pekerja sosial yang bergerak di negara ini akan membantu persoalan sosial kita. Tentu peran alim ulama dan tokoh agama begitu penting dalam menjaga persatuan kita.
Pengamat sosial dan politik Unhas DR Sakka Pati mengulas soal penguatan Pancasila dalam bernegara. Menurutnya hal itu penting dalam menjaga keberagaman dan persatuan bangsa.

“Pancasila itu bukan hanya milik ummat Islam, tetapi semua yang ada dalam bangsa kita. Karena negara kita begitu beragam, maka tugas semua pihak untuk menjaga keutuhan NKRI atau negeri kita ini,” ujar Sakka Pati.
Ketua Badan Kordinasi lembaga dakwah kampus Sulselbar (BKLDK) Ade Kurniawan juga menegaskan pentingnya persatuan ummat dalam bingkai khilafah Islamiyah sebagai solusi dalam persoalan keummatan hari ini.
Sebelumnya, Ketua NU Makassar DR Kaswad Hartono mengenang ada dua tugas NU sejak didirikan.
“Pertama adalah menjaga agama, dan kedua negara. Ini adalah dua hal yang menjadi tanggung jawab NU sampai saat ini,” katanya.
NU juga, kata Kaswad menganut tiga nilai-nilai persatuan dalam rangka menjaga persatuan dan kesatuan bangsa yang sangat beragam.
“Ada tiga ukhuwah yang dianut oleh NU, yakni ukhuwah Islamiah, wataniah dan basariah. Kalau ini dijalankan dengan baik, saya yakin kehidupan berbangsa kita yang cukup plural akan aman damai dan baik,”pungkasnya. (rif)



×


Mengatasi Persoalan tak Harus Dengan Kekerasan

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar