MAKASSAR, BKM — Syahrul Yasin Limpo (SYL) masih diberi kesempatan untuk melakukan sosialisasi atas pencalonannya sebagai kandidat ketua umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, jelang Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) April mendatang.
Sejumlah tokoh nasional seperti Wakil Presiden Jusuf Kalla, Agung Laksono dan para pendiri Golkar lainnya, seperti BJ Habibie meminta agar SYL yang juga Ketua Golkar Sulsel tetap melakukan sosialisi.
“Sejumlah elit, baik yang ada di pemerintahan, maupun diluar pemerintahan meminta agar Pak Syahrul tetap melakukan sosialisasi kepada para ketua DPD I dan DPD II,” ujar anggota Tim 5 SYL For Golkar 1 Arfandi Idris, Minggu (28/2).
Menurut Arfandi, keluarnya nama SYL bersama nama kandidat lainnya yang direkomendasikan DPP Kosgoro, merupakan tantangan tersendiri bagi Gubernur Sulsel dua periode ini untuk lebih membangun komunikasi.
Anggota Tim 5 lainnya Farouk M Betta, menambahkan saat ini SYL tengah mengagendakan untuk melakukan kunjungan balasan ke daerah yang baru saja hadir di Makassar. “Pak Syahrul dan tim akan melakukan kunjungan balasan. Tentu waktunya akan menyesuaikan dengan agenda pemerintahan,” ujar Aru, panggilan Akrab Farouk M Betta.
Aru menepis bila ada delegasi atau dari daerah yang tidak hadir. “Pada dasarnya semua daerah hadir karena merupakan representasi dari DPD I dan DPD II. Termasuk yang menyampaikan permohonan maaf karena tak sempat datang,” jelas Ketua DPRD Makassar ini.
Dihubungi terpisah, dosen politik Unibos 45 Arief Wicaksono menilai peluang SYL tetap terbuka, apalagi bila mengajak sejumlah elit beringin untuk berkoalisi. “Jika Syahrul maju dengan model paket atau koalisi, maka peluangnya semakin terbuka menggantikan Aburizal Bakrie,” ujar Arief.
Sementara Sekjen Golkar Idrus Marham juga mendapat dukungan dari simpatisan muda Partai Golkar Pinrang. Dukungan itu disampaikan Muh Yusuf, salah seorang tokoh muda Golkar di sebuah warkop, Minggu (28/2).
“Figur Bang Idrus Marham sudah tidak diragukan lagi. Selain tokoh senior di partai, juga menjadi tokoh nasional yang didukung dengan pengalaman organisasi dan politik yang cukup panjang,” ujar Yusuf.
Mantan ketua PMII Pinrang mengaku sudah membangun komunikasi dengan elit politik untuk mendorong putra asli Pinrang tersebut agar menjadi orang nomor satu di partai berlambang pohon beringin rindang.
Figur Idrus, menurut Yusuf, sangat pas menjadi ketua umum Golkar. Disamping sarat dengan pengalaman, juga memiliki link yang sangat besar di kalangan elit politik.
“Pengalaman menjadi sekjen menjadi bekal bagi Idrus Marham untuk memimpin Golkar. Dia juga bisa diterima seluruh kader partai di seluruh Indonesia. Yang jelas, jika Idrus terpilih, Insya Allah Golkar akan semakin baik,” tandasnya. (gun/rif/c)
SYL Berpeluang jika Maju dengan Model Paket
×

