MAKASSAR, BKM– Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto sudah mengantongi nama-nama pejabat eselon II Pemkot Makassar hasil job fit yang akan dilantik.
Orang nomor satu Makassar itu tinggal menunggu persetujuan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Sementara lampu hijau dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) sudah lama diperoleh.
Danny berharap izin dari Kemendagri sudah bisa turun dalam pekan ini agar pihaknya bisa segera mempersiapkan pelantikan pejabat.
Izin dari Kemendagri memang harus diperoleh Danny untuk melakukan pelantikan karena masa jabatannya belum cukup enam bulan.
“Tunggumi. Semoga pekan ini sudah ada izin melantik, ” jelas Danny saat ditemui di kediaman pribadinya, Jalan Amirullah, Rabu (7/7).
Dia mengaku, sudah tidak sabar melakukan re-setting di tubuh seluruh OPD, perusda/perumda, hingga ke tataran camat/lurah dan RT-RW.
Alasannya, seluruh program yang telah dirancang untuk dilaksanakan pada masa jabatannya hanya akan terealisasi dan sukses jika dilaksanakan oleh orang-orang yang punya visi dan misi yang sama.
Sebelumnya bereder komposisi nama-nama pejabat berikut posisi yang akan diamanahkan.
Diantaranya Irwan Rusfiady Adnan sebagai Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Nielma Palamba sebagai Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Andi Hadijah Iriani sebagai Kepala Bappeda, Aryati Puspasari Abady sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Capil.
Sri Susilawati sebaga Kepala Dinas Perdagangan, Irwan Bangsawan, Staf Ahli Bidang Hukum & Politik, Ismail Hajiali Staf Ahli Bidang Pemerintahan & Kesra, Evy Aprialti Kepala Dinas Perikanan & Pertanian, Rusmayani Madjid Asisten Bidang Ekonomi & Pembangunan.
Tenri Ampa Palallo sebagai Kepala Dinas Kearsipan, Achmad Hendra, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Andi Muhammad Yasir Asisten Bidang Pemerintahan, Muhammad Mario Said Staf Ahli Bidang Kemasyaratan & SDM, Andi Siswanta Kepala BKPSDMD.
Fathur Rahim sebagai Kepala Dinas Perpustakaan, Zainal Ibrahim Kepala Badan Kesatuan Bangsa & Politik, Iman Hud, Kepala Dinas Perhubungan, Sittiara
Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan & SDM, Andi Bukti, dan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah.
Namun Danny menegaskan, apa yang tersebar itu hanya prediksi yang dilakukan orang. Namanya prediksi, kata Danny, bisa saja benar bisa juga salah.
Diapun meminta masyarakat untuk tidak percaya dengan hal itu.
Danny menegaskan, hingga saat ini, tidak ada seorang pun yang tahu komposisi atau susunan nama-nama pejabat yang akan dipilihnya. Termasuk isterinya sendiri tidak mengetahuinya. Yang pasti, kata dia, akan ada kejutan yang terjadi. (rhm)

