MAKASSAR,BKM — Masih ingat dengan aksi begal yang dialami Musyarrafah,
Wakil Ketua PW Nasyiatul ‘Aisyiyah Sulsel, Musyarrafah di depan Masjid Cheng Ho, Jalan Hertasning Baru, Kabupaten Gowa, Minggu (21/2) lalu. Korban yang juga aktivis perempuan ini harus meregang nyawa setelah berjuang mempertahankan tas miliknya yang dirampas oleh pelaku begal.
Kini, salah satu pelaku aksi tersebut berhasil diringkus Tim Resime Mobile (Resmob),Polrestabes Makassar. Dia adalah Gunawan alias Agung (23), berdomisili di Jalan Maccini. Agung diringkus petugas saat berada bersama sejumlah rekannya di Jalan Mawas, Rabu (2/3) sekira pukul 22.30 Wita.
Dihadapan polisi, Agung mengakui perbuatannya. Tak hanya kasus yang menyebabkan kematian seorang aktivis wanita Sulsel. Agung bersama sejumlah rekannya ternayata memiliki catatan kelam untuk kasus begal di sejumlah wilayah di Makassar.
Tercatat ada lima lokasi yang pernah melibatkan dirinya, masing-masing di satu kaliJalan Hertasning, Jalan Latimojong dekat toko Karya Agung, Jalan Veteran dekat Jatim Motor, Jalan Andalas dan dua kali di Jalan Gunung Merapi.
“Ia pak saya pernah rampas tas pengendara perempuan di Jalan Hertasning depan Masjid Cheng Ho. Kalau tidak salah waktu itu korban jatuh, mungkin meninggal dunia pak. tapi saya tidak sendiri pak, ada teman saya juga ikut,” bebernya.
Sementara Kasi Humas Polrestabes Makassar, Kompol Burhanuddin yang dikonfirmasi membenarkan bahwa Agung salah satu pelaku begal di depan Masjid Ceng Ho atas korban (alm) Musyarrafah.
“Anggota mengetahui bahwa yang bersangkutan adalah satu dari beberapa pelaku begal di depan Masjid Ceng Ho setelah diinterogasi. Dalam menjalankan aksinya, pelaku menggunakan sepeda motor merk Kawasaki Ninja ditemani oleh dua orang rekannya,” jelasnya.
Sejauh ini Agung masih menjalani pemeriksaan. Adapun keterangannya menjadi bahan penyelidikan polisi guna mengejar rekan-rekannya yang lain. (ish-jul-ril)

