ENREKANG,BKM–Pendaftaran bakal calon ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Enrekang sudah dibuka sejak Senin (2/8) hingga Rabu (4/8) hari ini.
Namun memasuki hari kedua dibuka pendaftaran, belum ada satu kader pun yang mengambil formulir pendaftaran agar dapat bersaing dimusyawarah daerah (musda) mendatang.
Informasi yang dihimpun koran ini, ada beberapa nama yang disebut-sebuat akan bertarung memperebutkan kursi 01 Partai Golkar Enrekang, diantaranya H Muslimin Bando (MB) yang juga bupati Enrekang, mantan ketua DPRD Enrekang Andi Nasir, sekretaris Kota Makassar M Ansar dan mantan wakil bupati Enrekang HM Amiruddin.
“Sejak dibukanya pendaftaran bakal calon ketua Partai Golkar Enrekang belum ada calon yang mendaftar,”kata koordinator stering kommite persiapan musda X Partai Golkar Kabuapten Enrekang Ismail Djafar saat ditemui di Gedung DPRD Enrekang, Selasa (3/8).
Ia mengatakan, jika memasuki hari terakhir atau Rabu (4/8) masih tidak ada calon yang mendaftar, maka pendaftaran bakal calon akan diundur kembali sampai ada calon yang mendaftar.
“Besok terakhir pendaftaran dibuka. Jika tidak ada kader yang mendaftar, maka pendaftaran dibuka kembali sampai ada calon yang mendaftar,”jelas Ismail Djafar.
Ketua panitia musda Partai Golkar Enrekang, Abd Wahid Arsyat mengatakan bahwa sudah ada bakal calon ketua Partai Golkar Enrekang yang sudah mengkonfirmasi untuk mendaftar di hari terahir pendaftaran.
“Rabu 4 Agustus besok, pak Bupati Enrekang H Muslimin Bando akan mendaftar,”ujar Wahid Arsyat.
Pihaknya belum bisa memastikan jadwal musda karena harus menunggu persetujuan dari DPD I Partai Golkar Sulsel.
Hingga kini, dukungan dari 12 pimpinan kecamatan (pimcam) masih menginginkan agar MB kembali menjadi Ketua DPD II Golkar Enrekang, setelah digantikan Asmara Cawidu sebagai Pelaksana tugas (Plt).
“Sebagian besar kader Golkar menginginkan agar H Muslimin Bando kembali jadi ketua Golkar Enrekang. Hal itu dibuktikan dengan adanya dukungan dari semua pimpinan kecamatan. Mereka sepakat mengusung kembali pak MB jadi ketua Golkar,”ujarnya.
Menurutnya, hal itu dibuktikan dengan adanya salah satu pensyaratan dukungan dari semua pincam yang ada di Kabupaten Enrekang ia sudah kantongi. Semua pengurus kecamatan yang menjadi pemilik suara mendumg MB kembali menahkodai partai yang dipimpin Airlangga Hartarto tersebut.
“Adami semua dukunganya di saya. Karena dukungan 2/3 dari pemilik suara itu salah satu syarat.Tetapi dukangan dari pengurus kecamatan bukanmi 2/3 tetapi sudah 100 persen dukung pak MB,” jelas Ismail Djafar Legislator Gokar Enrekang ini.
Hingga saat ini baru satu calon ketua yang menghubunginya ingin maju di musda yakni mantan Ketua Partai Golkar setempat periode lalu.
“Jujur saja, baru pak Bupati (Enrekang) yang hubungi saya ingin maju di musda dan bagus kalau cuma satu pendaftar. Kalaupun akhirnya lebih dari satu calon itu tidak apa apa,”kata Ismail Djafar.
Ia masih mengaharapkan jika MB nantinya terpilih kembali jadi Ketua. Sebab, MB sudah terbukti selama menjabat ketua dan berhasil memenangkan semua pertarungan. Saat Pileg 2019, Golkar berhasil keluar sebagai pemenang setelah sebelumnya hanya menjadi pemenang nomor dua. Dan saat ini Golkar menjadi ketua DPRD Enrekang. Begitu juga pada saat pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) lalu usungan Golkar, NH-Azis bisa menang di Kabupaten Enrekang.
“Dengan dasar itu, saya berharap pak MB kembali jadi Ketua Golkar Enrekang, karena pada saat dimasa periodenya berhasil memenangkan Golkar pada Pileg,”pugnkasnya. (suka/rif/c)

