MAKASSAR, BKM — Innalilahi wainna ilaihi rojiun. Tokoh yang juga ulama Muhammadiyah Sulsel, KH Andi Iskandar Tompo berpulang ke rahmatullah, Kamis (2/9) dinihari. Almarhum mengembuskan napas terakhirnya di kediamannya Kompleks Griya Cipta Hertasning Blok A3/5 Jalan Aroepala, Gowa.
Datang melayat Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Prof Dr H Ambo Asse,MAg, KH Alwi Uddin, mantan Ketua Muhammadiyah Sulsel HM Syaiful Saleh, Andi Yudha Yunus, Panca Nurwahidin, dan lainnya. Berbagai ucapan duka juga datang, mulai dari pesan singkat dan WhatsAAp. Termasuk dari Wakil Ketua DPRD Sulsel Syaharuddin Alrif .
“Beliau adalah tokoh yang banyak berjasa membesarkan Muhammadyah di Sulsel. Kami siap melanjutkan perjuangan beliau,” jelas Syahar.
Semasa hidupnya, almarhum pernah diberi amanah mengabdi sebagai wakil rakyat di DPRD kota Makassar dan DPRD Sulsel. Usai dhuhur, almarhum disalatkan di masjid dekat rumahnya. Selanjutnya dikebumikan di pemakaman Muhammadiyah Bolangi.
Almarhum Iskandar Tompo terakhir sebagai salah seorang ketua PWM Sulsel. Banyak posisi di persyarikatan yang ia tempati, sebagai bukti intensitas pengkhidmatannya dalam gerakan Muhammadiyah. Pernah menjadi anggota DPRD Sulsel dari Fraksi PAN.
Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir, menilai almarhum sebagai sosok yang gigih, ramah, dan militan. “Kami di IPM menyebutnya Kak Is. Beliaulah tokoh perkaderan yang hebat di Muhammadiyah. Sehingga dari ketokohan dan aktivitas kaderisasi yang dilaksanakan di Muhammadiyah wilayah Sulsel banyak sekali kader Muhammadiyah pernah dikader olehnya. Sulit mencari sosok gigih dan pengkhidmat seperti beliau,” tutur Haedar.
Muhammadiyah kehilangan tokoh kaderisasi yang militan. Haedar berharap para kader yang pernah bersentuhan dengan almarhum dapat melanjutkan perjuangannya di persyarikatan. (war)

