GOWA, BKM — Dewan Pendidikan Kabupaten Gowa diminta membantu pemerintah untuk memperhatikan kesiapan sekolah tatap muka yang rencananya akan dilakukan setelah vaksinasi tuntas bagi siswa dan guru nanti. Rencananya, sekolah tatap muka ini akan dilakukan pada Oktober mendatang jika vaksinasi guru dan pelajar sudah tuntas.
Hal ini disampaikan Wakil Bupati Gowa, Abd Rauf Malaganni, saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) IV Dewan Pendidikan Kabupaten Gowa masa bakti 2021-2026, di gedung D’Bollo Sungguminasa, Rabu (8/9).
”Kami berharap dewan pendidikan benar-benar hadir untuk memadai dan menyalurkan aspirasi serta prakarsa masyarakat dalam melahirkan kebijakan dan program pendidikan di Kabupaten Gowa salah satunya membantu pemerintah menyiapkan sekolah tatap muka,” kata Kr Kio sebutan akrab wakil bupati Gowa ini.
Rauf mengaku, Pemerintah Kabupaten Gowa sangat peduli dengan dunia pendidikan, terbukti Pemkab Gowa menerbitkan Peraturan Bupati Nomor 28 tahun 2021 tentang pedoman pelaksanaan pembelajaran tatap muka.
”Wujud nyata kepedulian pemerintah adalah dengan terbitnya Peraturan Bupati Gowa mengenai pedoman pelaksanaan pembelajaran tatap muka dimasa transisi baru penyelenggaraan pendidikan covid19 di daerah khususnya di Kabupaten Gowa,” kata Rauf.
Wabup Gowa ini juga mengingatkan ada beberapa hal yang harus dipastikan sebelum sekolah tatap muka. Dikatakan Rauf, hal yang penting itu yakni sekolah benar-benar telah mempersiapkan segala fasilitas yang dibutuhkan dan seluruh siswa dan guru telah melakukan vaksinasi.
”Saat ini kita sedang mempersiapkan pembelajaran tatap muka terbatas yang akan dilaksanakan dengan mempersiapkan protokol kesehatan, termasuk vaksinasi pelajar yang bekerjasama dengan seluruh pihak dan memperhatikan kesiapan sekolah dalam mempersiapkan segala fasilitas yang ada dan benar memastikan sekolah sudah siap untuk digunakan,” tambahnya.
Wabup pun mengimbau agar penerapan protokol kesehatan terus dipatuhi khususnya dalam menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan agar pandemi covid19 bisa segera berlalu terlebih Gowa telah memiliki Perda No 2 tahun 2021 tentang wajib masker dan penerapan protokol kesehatan.
Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Gowa, Mappaujung, mengatakan, pihaknya akan berupaya meningkatkan mutu dan kemampuan anak baik dibidang keterampilan, spritual, dan imtaq.
Selain itu, tambah Mappaujung di masa pandemi ini pihaknya juga ikut memastikan sekolah tidak melakukan sekolah tatap muka demi mencegah adanya penularan Covid-19 sebelum adanya kesiapan dari sekolah dan vaksinasi tuntas.
”Sebelum pandemi kita ikut memastikan proses pembelajaran berjalan dengan baik. Namun disaat pandemi ini, kita juga ikut memastikan sekolah tidak ada yang tatap muka karena Covid-19,” katanya. (sar)

