MAKASSAR, BKM– Panitia Pemilihan Rektor (P2R) Universitas Hasanuddin (Unhas) bakal merapatkan mempersiapkan tes kesehatan untuk delapan bakal calon rektor Unhas. Civitas akademik Unhas berharap calon rektor Unhas punya peran memajukan Unhas.
Dekan Fakultas MIPA Unhas, Dr. Eng. Amiruddin, M.Si, mengatakan, melihat latar belakang delapan calon sudah tidak ragukan lagi. Sebab pendidikan dalam dan luar negeri, serta pengalaman sebagai akademisi dan dosen di Unhas, hanya saja dibutuhkan sosok pemimpin yang punya kekuatan untuk memajukan Unhas untuk mencetak sarjana-sarjana yang mumpuni.
“Calon rektor yang mendaftar punya pendidikan dan pengalaan yang tidak perlu diragukan lagi tapi bagaimana mereka yang nantinya jadi pemimpin unhas bukan catatan evaluasi kearah mana Unhas bisa jauh lebih maju kedepannya, itu yang perlu dan bagaimana pimpinan Unhas bisa hasil alumni ke pembangunan bangsa dan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.
Selain itu, calon rektor harus memperlihatkan evaluasi apa yang akan dan mau dicapai kedepannya jika menjadi rektor Unhas lima tahun kedepannya. Unhas sebagai perguruan tinggi berbadan hukum harus memiliki visi dan pandangan ke depan untuk kemajuan dan perkembangan di masa depan.
“Memang Unhas ini memang sedang dan perlu sumber daya manusia yang dihasilkan Unhas harus berorientasi ke masa depan. Makanya kita perlu tahu dan lihat evaluasi apa yang dipunyai bakal calon ini untuk menjadi pemimpin Unhas lima tahun kedepannya,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Umum P2R, Prof Syamsul Bachri, menjelaskan, bahwa tahapan yang tengah dipersiapan P2R Unhas yaitu rapat hasil seleksi syarat administratif para Balon Rektor dan menentukan jadwal tes kesehatan untuk calon rektor.
“Sementara kita mau rapat dulu dan nanti bakal calon yang lolos seleksi administratif akan diundang untuk melakukan pemeriksaan kesehatan di hadapan majelis dokter yang dibentuk panitia, pemeriksaan lengkap termasuk psikotes,” ujarnya.
Setelah itu, balon rektor akan memaparkan kertas kerja dihadapan civitas akademika yang akan dilakukan di empat zona fakultas, yakni Agro Kompleks, Medikal Kompleks, Saintek dan Sekolah Pascasarjana, dan Ilmu-ilmu sosial, dari tanggal 1 sampai 25 Oktober 2021.
“Di situ akan kita lihat bagaimana pemaparan visi misi, wawasan, nasional dan internasional terhadap pengembangan Unhas oleh masing-masing balon rektor,”ucapnya.
Kemudian, untuk pemilihan rektor periode 2022-2026 akan melibatkan mahasiswa melalui Ketua BEM tingkat universitas. Anggota MWA Unhas yang berjumlah 19 orang, terdiri atas unsur masyarakat 3 orang, unsur dosen 8 orang, unsur tenaga kependidikan 2 orang, dan ex-officio 6 orang. (ita)

