MAKASSAR, BKM–Hingga saat ini, aktivitas di Pelabuhan Perikanan Nusantara Untia masih sepi. Padahal, pelabuhan yang diresmikan langsung Presiden Joko Widodo tersebut sudah berfungsi selama enam tahun.
Ada sejumlah kendala yang dihadapi pelabuhan perikanan tersebut. Salah satu persoalan yang paling krusial adalah ketersediaan air bersih.
Kepala Pelabuhan Perikanan Untia, Iswadi Rachman meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar untuk mengelola TPI Untia. Luasnya mencapai 800 meter persegi.
Permintaan itu disampaikan langsung Iswadi saat audiensi dengan Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, di Amirullah, Selasa (14/9).
“Kami tadi tawarkan pengelolaan TPI Untia. Jadi nanti ada kerjasama terkait pengelolaan itu dengan pemerintah kota,” singkat Iswadi.
Dia berharap aktivitas di TPI Untia bisa seramai TPI Paotere dan Rajawali. Apalagi sarana dan prasarana di pelabuhan tersebut sudah tersedia.
“Jadi kami harakan kapal-kapal perikanan yang ada di sini bisa masuk di TPI Untia, dan pengelolaan TPI-nya dilakukan oleh pemkot,” ujar dia.
Meski fasilitas memadai, namun ketersediaan air bersih masih menjadi kendala. Menurut dia, hal itu yang membuat TPI Untia tidak cukup ramai dikunjungi.
“Itu juga yang urgen untuk kita benahi, dan saya sudah sampaikan ke pak wali. Beliau siap untuk mempercepat instalasi di sana (TPI Untia),” ungkap dia.
Dia menargetkan kerjasama pengelolaan TPI Untia sudah bisa berjalan tahun ini. Apalagi pemerintah kota diberi kewenangan dari pemerintah pusat untuk bisa mengelola TPI.
“Nanti ada MoU, jadi kita melaksanakan pengelolaan itu berdasarkan UU 23/2014. Target kita tahun ini. Setelah MoU, nanti pemkot yang akan menentukan bagaimana sistem pengelolaan di TPI Untia,” beber Iswadi.
Sementara itu, Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto berjanji akan segera menyiapkan sarana air bersih di sana untuk memenuhi kebutuhan aktifitas di sana.
“Kami akan mensuplay sekitar 300 ribu liter air bersih ke sana. Apakah modelnya dengan memasang instalasi atau SPAM di sana, nanti kita lihat,” ungkap Danny.
Setelah sarana air bersih tersedia, kata dia, pihaknya akan mengalihkan aktifitas TPI di Paotere ke Untia.
Dia akan menemui para nelayan hingga asosiasi untuk membicarakan hal tersebut. (rhm)

