PRODUCTION house (PH) dan bisnis kuliner adalah dua bidang usaha yang terbilang cukup jauh perbedaannya. Namun, Rakhmat Aedul Fitri Anto mampu menjalankan keduanya dalam waktu yang hampir bersamaan. Bagaimana caranya?
PADA akhir tahun 2019, Anto –sapaan akrab Rahmat Aedul Fitrianto– mendirikan PH yang diberi nama Rafa Studio. Membuat film pendek dan video klip, serta menggarap proyek iklan sudah dilakoninya.
Sebelum mendirikan PH, Anto memang telah bergelut di dunia entertaint. Bahkan ketika duduk di bangku SMA. Ia eksis bermain musik dan tergabung dalam grup band. Genre musiknya adalah rock. Hingga akhirnya ada tambahan nama di belakangnya menjadi Anto Rocka.
Selain dunia musik, Anto juga pernah mengikuti ajang pemilihan duta wisata bertajuk Dara dan Daeng Kota Makassar pada tahun 2014. Ketika itu ia berhasil meraih posisi sebagai runner up.
”Waktu itu diajak teman dan disupport sepupu. Saya sebenarnya lebih ingin tes wawasan, pengalaman dan public speaking. Akhirnya dapat runner up,” ujar Anto ketika tampil dalam podcast di studio BKM dan telah tayang di kanal Youtube Berita Kota Makassar.
Di dunia musik, Anto adalah seorang penggebuk drum. Sejumlah grup band telah ditempatinya untuk berekspresi. Kemudian di tahun 2013 mulai tampil secara profesional dengan mengisi job manggung. Selain itu, juga membuat lagu.
Dunia entertaint lain yang digeluti Anto adalah bermain film layar lebar. Pada sebuah film produksi nasional, Anto pernah beradu akting dengan aktor Adipati Dolken yang menjadi pemeran utama. Film ini diproduksi pada tahun 2018.
Bisnis event organizer (EO) juga pernah digelutinya. Itu berlangsung di tahun 2017. Ada duka yang begitu dirasakan Anto ketika melakoni usaha ini. Seperti ketika klien komplain karena merasa tidak puas dengan pelayanan yang diberikan.
”Tapi kan tidak semua sama. Ada juga klien yang baik. Berterima kasih begitu acaranya sukses,” tuturnya.
Sebuah event besar pernah ditangani dan menjadi kegiatan terakhir dilaksanakan sebelum pandemi melanda negeri ini, tepatnya di awal 2019. Bertempat di Baruga Unhas, acara ini mengundang dan menghadirkan beberapa artis lokal dan nasional. Penontonnya mencapai ribuan orang kala itu.
Untuk rencana ke depan, Anto mengaku akan fokus pada PH yang telah didirikannya. Kemajuan dunia digital saat ini mendorongnya melakukan hal tersebut. Karenanya, Rafa Studio akan menyasar pembuatan konten, dokumenter dan iklan.
Tak hanya entertaint, Anto juga mencoba merambah usaha kuliner. Dapur Raju adalah nama brandingnya. Aneka camilan ditawarkan, yang bisa dipesan secara daring. Sudah ada dua outlet yang dimiliki Dapur Raju, masing-masing di GTC Metro Tanjung Bunga, Makassar serta Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, tak jauh dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syekh Yusuf, Gowa.
Pria yang masih bujang ini, mengaku memilih usaha kuliner karena terdorong oleh jiwa entrepreneurnya. Soal masak memasak, Anto belum terlalu ahli. ”Palingan masak masakan yang standar,” ujarnya. (*/rus)

