MAKASSAR, BKM — Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar berencana melebarkan jembatan Barombong di Jalan Metro Tanjung Bunga, Kecamatan Tamalate. Pasalnya, kawasan tersebut tak jarang menimbulkan kemacetan.
Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan “Danny” Pomanto bahkan akan melobi pemerintah pusat dalam hal ini Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk menjalankan proyek tersebut.
“2022 kita usulkan ke pemerintah pusat, karena jembatan itu memang kewenangan pusat,” kata Danny, akhir pekan lalu.
Dia menilai, infrastruktur di daerah Barombong mesti segera dibenahi. Tidak hanya jembatan, Jalan Barombong juga akan diperlebar hingga wilayah perbatasan. Pelebaran jalan rencananya akan diusulkan di APBD 2022.
Selain menghubungkan Kota Makassar dengan Kabupaten Maros dan Kabupaten Gowa. Barombong juga akan menjadi kawasan waterfront city. Termasuk pusat sarana olahraga dengan hadirnya Stadion Barombong.
“Di sana itu (Barombong) macetnya kalau sore-sore cukup parah. Kasian orang yang lalu lalang. Kalau seperti itu sama dengan menghalangi lancarnya perekonomian,” ujar dia.
Karenanya itu, dia meminta kerjasama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) dalam mendukung pengembangan kawasan Barombong.
Apalagi kata dia, Stadion Barombong merupakan otoritas pemerintah provinsi. Jika itu sudah berfungsi, maka bukan tidak mungkin akan terjadi lonjakan transportasi di kawasan tersebut.
“Jadi, fungsinya Barombong itukan bagian dari bangkitan transportasi dan menjadi beban Kota Makassar. Otoritas yang bangun itu di pemerintah provinsi,” ungkap dia. (rhm)

