pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Sukses Berkat Pesan Ayah

BANYAK orang bilang, anak perempuan itu biasanya dekat dengan ayahnya. Nurul Ichsani,MSi.MIKom mengalami hal itu.
Tidak salah jika dalam menjalani karir, ajaran dari sang ayah sangat membekas. Bahkan menjadi pegangan hidupnya.
Karakter dan kecerdasan Yuyu –sapaan akrabnya– merupakan turunan dari ayahnya, Drs Syamsul Suryadi,MA yang pernah menjadi guru besar di salah satu perguruan tinggi di Makassar.
Wanita yang lahir di Makassar, 18 Januari 1988 ini seringkali diajak oleh ayahnya untuk menemaninya mengajar di kampus. Karena keseringan dan menjadi kebiasaan, akhirnya Yuyu tertarik terjun ke kampus dan ingin seperti ayahnya.
Namun perjuangan untuk meraih itu tidaklah mudah. Yuyu harus jatuh bangun dalam merintis karirnya. Apalagi ia sudah ditinggal untuk selama-lamanya oleh sang ayah ketika masih duduk di bangku kelas 6 Sekolah Dasar.
Oleh ayahnya, anak pertama dari lima bersaudara ini selalu diajarkan bahwa untuk mendapatkan sesuatu harus melalui pergorbanan. Berkat pesan itu, Yuyu akhirnya menjadi dosen termuda di Universitas Hasanuddin. Ia mampu menyelesaikan pendidikan S2 berkat beasiswa yang diperolehnya.
‘”Dari kecil memang sudah sering dibawa ke kampus. Jadi tertariknya sejak saat itu. Dari dulu orang tua mendukung sepenuhnya untuk menjadi dosen,” ujarnya, Jumat (11/3).
Dalam menempuh pendidikan, Yuyu dikenal mandiri. Ia membiayai dirinya sendiri dengan bekerja. Sejak tahun 2006 ia telah mengajar di English Tutor JILC Makassar. Pada tahun 2008 juga pernah menjadi host/presenter Fajar TV dan Trainer JILC Makassar.
Di tahun 2013 juga Yuyu bekerja sebagai Translator BPPNFI Regional V-Divisi Desa Cyberda. 2011 sebagai English Tutor ELC Makassar dan Asisten Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Unhas.
Selanjutnya, pada tahun 2012, Yuyu menjadi Interpreter Lembaga Pengkajian Pedesaan Pantai dan Masyarakat (LP3M) dan Canadian International Development Agency (CIDA) dan Interpreter NEXLEAF Analytics,US Agency for International Development (USAID).
Di tahun 2013 menjadi Asisten Komisioner Bidang Kerja Sama LPI-PBJ Kota Makassar dan The Asia Foundation (TAF) serta Transparency International Indonesia (TII), Asisten Pascasarajana Prodi Komunikasi dan Kominfo, serta tahun 2014 sebagai Interpreter of Singhealth in Basi Disaster Management System Training (BDMS).
Yuyu juga tercatat sebagai dosen Ilmu Komunikasi Universitas Hasanuddin, serta Dewan Komite Film-Kebangkitan Seni dan Budaya Kota Makassar.
Di sela-sela menggeluti seabrek kesibukannya, ternyata Yuyu diam-diam suka membuat film dokumenter dan film. Bahkan dia sudah menghasilkan karya, seperti Pena, Alterabilia, Satu Bumi Berjuta Kehidupan, Mata, Kawali-Identity of Buginese Man, Why Vdms, dan Angela Leany–Sayap-sayap Kecil Tuhan.
Selain itu, ada banyak pengalaman training dan studi yang dimiliki Yuyu. Diantaranya Basic Course of Photography (2008), Makassar, Indonesia. In House Training (2007), Makassar, Indonesia. Diksar LFM (2008), Makassar, Indonesia. Journalistik (2007), Makassar, Indonesia. International Transform-Training of Powerful Teaching (2009), Makassar, Indonesia. Leadership Conference of Van Deventer Maas Stichting (VDMS) (2009), Surabaya, Indonesia.
Anggota KIFO (Fotogradi) , anggota KINE (Sinematogradi), Anggota Baruga (Journalistik), anggota Gradient (Gradik Desain), anggota LFM (Sinematogradi), Ketua Regional Representative of Van Deventer Maas Stichting-Makassar, Anggota Komunitas Beranda Baca, anggota Forum Film (ForFilm) Makassar, Manajer Program Komunitas Sekolah Ekologi Indonesia (SELOGI), Founder Kine Timur (Komunitas Film) dan Manajer Program Kine Timur (Komunitas Film).
Lahir dari pasangan Syamsul Suryadi dan Dra Hj Siti Fatimah Haenur, Yuyu banyak belajar tentang perjuangan untuk mendapatkan sesuatu. ”Kalau saya mau sesuatu harus berusaha sendiri,” begitu prinsipnya.
Cewek yang suka makan coto, gulai kakap dan pallubasa buatan mamanya ini, punya planning akan melanjutkan pendidikannya ke jenjang S3. Baru setelah itu dia menikah. (ita/rus)



×


Sukses Berkat Pesan Ayah

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar