pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Sekkot Keluhkan “WTS” di Balai Kota

MAKASSAR, BKM–Belakangan ini banyak oknum yang mengaku wartawan berkeliaran di Pemerintah Kota Makassar. Mereka bahkan sering melakukan konfirmasi di sejumlah kantor dinas, termasuk mengikuti agenda kegiatan wali kota dan wakil wali kota.
Namun keberadaan para kuli tinta tersebut di tengarai tanpa didukung dengan media yang jelas, keberadaan mereka sering disebut wartawan tanpa surat kabar “WTS”.
Dan yang lebih ironis lagi keberadaan sejumlah oknum yang mengaku sebagai insan pers ini selalu datang ke setiap ruangan di satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dengan meminta sejumlah uang dengan hanya menjanjikan membuatkan berita.
Kondisi itulah yang membuat Sekretaris Kota (Sekkot) Makassar, H Ibrahim Saleh angkat bicara. Dia mengimbau agar SKPD agar berhati-hati dengan kedatangan para oknum yang mengaku wartawan yang tidak jelas medianya, karena tindak tanduknya di lapangan sering meresahkan para pejabat di lingkup Pemkot Makassar. Bahkan apalagi ada yang mengatasnamakan wartawan hendaknya meminta diperlihatkan dulu identitas diri wartawan yang bersangkutan, kemudian ditanyakan alamat media tempatnya dia bekerja.
Menurut Ibe sapaan akrabnya, identitas dan media yang jelas perlu diketahui, karena mereka sering meminta konfirmasi kepada narasumber akan tetapi beritanya belum tentu ada dan hanya menakut-nakuti saja.
“Saya sayangkan dengan ulah oknum tersebut, maka dari itu saya meminta kepada rekan rekan pers dan khususnya kepada organisasi dan dewan pers untuk memperhatikan kondisi seperti itu,” ujarnya.
Bahkan dia berjanji akan mendata nama-nama wartawan yang resmi menjadi mitra untuk Pemerintah Kota Makassar. Dengan begitu, para SKPD Kota Makassar dapat lebih terbuka dan aman memberikan informasi kepada wartawan yang bertempat di Balai Kota Makassar secara resmi.
“Nanti saya minta ke Bagian Humas pemkot untuk mendata nama-nama wartawan yang resmi bermitra dengan Pemerintah Kota Makassar. Dengan begitu para pejabat lebih aman dan tidak terganggu dengan ulah oknum “WTS” tersebut,” tukasnya.
Hal yang sama juga dirasakan Kepala Dinas Sosial Kota Makassar, Yunus Said. Yunus mengaku keberadaan oknum yang mengaku wartawan sangat meresahkan. Bahkan mereka sering mengancam pejabat. Untuk itu dia berharap, adanya solusi untuk menghilangkan “WTS” agar dapat diketahui yang mana wartawan aktif melakukan kerja jurnalistiknya dan yang mana “WTS” yang hanya keluar masuk kantor memberikan ancaman.
“Ini perlu ditindaki, bahkan kalau mereka sudah melakukan pemerasan harus ditindak sesuai hukum yang ada. Kasihan nama baik pewarta di coreng dengan ulah si oknum “WTS” dengan berita dan media yang tidak jelas,” tegasnya.(arf/war)



×


Sekkot Keluhkan “WTS” di Balai Kota

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar