pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Danny: Jangan Intervensi Pemkot soal GeNose

Tetap Jadi Alat Skrining untuk Peserta Didik

MAKASSAR, BKM — Penggunaan geNose masih menjadi kontroversi. Khususnya dari kalangan ahli kesehatan. Namun hal itu tidak menyurutkan langkah Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, untuk menggunakan alat tersebut.

Orang nomor satu Makassar itu bersikukuh menggunakan geNose sebagai skrining, khususnya bagi peserta didik yang mengikuti proses Pembelajaran Tatap Muka (PTM).
Dia menegaskan, geNose itu dapat ijin edar dan ijin produksi dari Kementerian Kesehatan. Secara hierarki, itu sudah yang paling tinggi.
“Siapa bilang, siapa berhak bilang kalau geNose tidak bagus dipakai. Ada ijin edarnya di Kemenkes, ada ijin produksinya di Kemenkes, terus siapa yang lebih tinggi dari Kemenkes. Jika ada yang bilang tidak baik, itu urusan dia,” ungkapnya, Kamis (21/10) di kediaman pribadinya, Jalan Amirullah.

Dia menegaskan, tidak ada yang bisa intervensi Pemkot Makassar untuk tetap menggunakan geNose sebagai alat skrining.
“Tidak bisa dia campur Pemkot Makassar. Apalagi ada dukungan jelas sekali, memakai untuk skrining sekolah itu bagus sekali. Harus, tetap akan digunakan ini. Masa kita mau dengar orang yang tidak punya otoritas. Kan begitu. Jadi kalau tiba-tiba ada orang yang bilang saya tidak suka pakai geNose, otoritas itu orang diperhatikan,” tambahnya.
Rencananya, Danny akan menggunakan geNose sebagai skrining peserta didik yang ikut PTM per dua pekan.
“Per dua minggu kita akan tes paru-parunya lewat geNose. Apakah paru-parunya sehati atau tidak. Jadi itu secara berkala,” jelas Danny.

Sebelumnya, salah seorang pakar kesehatan Universitas Hasanuddin, Prof Idrus Paturusi menjelaskan, geNose tidak ada hubungannya dengan paru-paru. Untuk tahu fungsi paru-paru lewat pemeriksaan rontgen.
“Jadi tidak ada itu hubungan antara geNose dengan pemeriksaan paru-paru. Tidak bisa. Harus lebih pemeriksaan rontgen,” kata Prof Idrus.
Mantan Rektor Unhas ini menambahkan, dulu GeNose digunakan sebagai alat tes covid-19. Namun karena efikasi dan validitasnya kurang maka tidak lagi digunakan. (rhm)



×


Danny: Jangan Intervensi Pemkot soal GeNose

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link